Denting.id – Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, akan menghadapi klub masa kecilnya, Juventus, dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (2/11/2025) dini hari WIB. Laga ini bakal terasa spesial bagi Emil, yang merupakan produk asli akademi Bianconeri.
Emil Audero menimba ilmu di akademi Juventus sejak usia 11 tahun. Lewat performa solid di level junior, ia sempat menjadi andalan tim muda Juventus dan juga dipercaya membela timnas kelompok umur Italia. Namun, karena sulit menembus skuad utama, Emil akhirnya memutuskan untuk mencari pengalaman di klub lain.
Petualangannya di sepak bola Italia terbilang panjang. Emil pernah memperkuat Venezia, Sampdoria, Inter Milan, Como, Palermo, dan kini menjadi penjaga gawang utama Cremonese. Dari semua klub yang ia bela, masa bersama Sampdoria menjadi salah satu periode terbaik dalam kariernya.
Selama lima musim di Sampdoria, Emil tampil konsisten sebagai kiper utama dan sering berhadapan langsung dengan mantan klubnya, Juventus. Tercatat, ia sudah tujuh kali menghadapi Juventus ketika berseragam Sampdoria.
Dari tujuh pertemuan tersebut, catatannya cukup berat: enam kali kalah dan satu kali imbang. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada musim 2021/2022, saat Sampdoria menahan Juventus 0-0 — yang juga menjadi satu-satunya clean sheet Emil melawan klub lamanya.
Dalam tujuh pertandingan itu, Emil Audero kebobolan 14 gol, atau rata-rata dua gol per laga. Meski begitu, performanya tetap mendapat apresiasi berkat sejumlah penyelamatan penting.
Secara keseluruhan, Emil mencatat 25 penyelamatan saat menghadapi Juventus — dengan rata-rata 3,57 penyelamatan per pertandingan. Penampilan terbaiknya terjadi pada pertemuan pertama di musim 2018, ketika ia melakukan enam penyelamatan meski Sampdoria harus kalah 1-2 lewat dua gol Cristiano Ronaldo.
Baca juga : Gol Tunggal Anguissa Bawa Napoli Tundukkan Lecce dan Kokoh di Puncak Klasemen
Kini bersama Cremonese, Emil Audero kembali bersiap menghadapi Juventus — klub yang membesarkannya. Laga ini bukan sekadar duel di atas lapangan, melainkan juga perjalanan penuh kenangan bagi sang kiper berdarah Indonesia itu.

