Banggai Laut, Denting.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut menyampaikan penghargaan tinggi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat atas dukungan konkret mereka dalam upaya pelestarian Keraton Banggai sebagai situs cagar budaya.
Muh. Syarif Uda’a, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banggai Laut, memaparkan bahwa BPK Wilayah XVIII telah berperan aktif dalam pemeliharaan situs bersejarah ini. Syarif mengucapkan terima kasih karena pada tahun ini, BPK telah menempatkan satu juru pelihara dan mengalokasikan dana untuk perawatan fisik bangunan keraton.
“Terima kasih kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII atas dukungannya terhadap perlindungan dan pelestarian Keraton Banggai. Tahun ini mereka telah menempatkan satu orang juru pelihara dan mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan bangunan keraton,” ujar Syarif, Senin, (10/11/2025).
Selain itu, dukungan BPK juga mencakup penataan lingkungan sekitar Keraton. BPK membantu pemasangan desain lampu taman, pembangunan pagar keamanan, dan penyediaan instalasi air, yang sangat bermanfaat bagi pengunjung maupun pelaksanaan kegiatan adat. “Langkah-langkah ini menjadikan kawasan Keraton Banggai lebih tertata, aman, dan nyaman untuk kegiatan budaya masyarakat,” tambahnya.
Rombongan BPK Wilayah XVIII disambut langsung oleh Bupati Sofyan Kaepa, Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan Kepala Museum Daerah Banggai Laut.
Bupati Sofyan Kaepa menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BPK terhadap pelestarian warisan sejarah di wilayahnya. “Beliau datang menjadi angin segar untuk pemeliharaan Keraton Banggai. Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan ini,” kata Sofyan.
Sofyan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut agar semua situs cagar budaya di Banggai Laut terawat dengan baik. Ia menekankan bahwa pelestarian budaya tidak hanya sekadar menjaga sejarah, tetapi juga berpotensi besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif daerah.
“Cagar budaya bukan hanya untuk dilihat, tapi juga bisa menjadi sumber kegiatan ekonomi kreatif masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, BPK Wilayah XVIII telah mengunjungi Kabupaten Banggai Laut selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 September 2025, dalam rangka monitoring dan evaluasi upaya pelestarian cagar budaya di sana. Kunjungan tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara Pemda dan lembaga pelestarian kebudayaan dalam rangka menjaga warisan sejarah Banggai Laut untuk generasi mendatang.

