Heimir Hallgrimsson Pernah Doakan Indonesia Tampil di Piala Dunia, Kini Masuk Bursa Pelatih Timnas Garuda

Denting.id – Nama Heimir Hallgrimsson tengah menjadi sorotan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Pelatih asal Islandia itu disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk menangani Timnas Indonesia, menyusul kosongnya kursi pelatih kepala setelah Patrick Kluivert resmi meninggalkan posisinya.

Menariknya, Hallgrimsson bukan sosok asing bagi publik Tanah Air. Ia pernah meninggalkan kesan mendalam saat membawa Timnas Islandia beruji coba melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Januari 2018. Kala itu, meski Islandia menang 4-1, Hallgrimsson justru menyoroti atmosfer luar biasa dari suporter Indonesia.

Pelatih berusia 58 tahun itu bahkan sempat melontarkan kalimat yang kini terasa seperti sebuah doa bagi sepak bola Indonesia.
“Menurut saya orang Indonesia adalah orang-orang yang bahagia, dan saya akan mencoba untuk hidup bahagia seperti mereka,” ujar Hallgrimsson kala itu.

“Yang terakhir, ada banyak ambisi dalam sepak bola termasuk bagi Indonesia. Kami tahu bahwa fans Indonesia sangat luar biasa, oleh karenanya kami mengucapkan semoga berhasil Indonesia dan sampai bertemu di Piala Dunia,” tambahnya.

Kini, tujuh tahun berselang, nama Hallgrimsson kembali dikaitkan dengan Indonesia. Menurut laporan Irish Examiner, posisinya di kursi pelatih Timnas Irlandia sedang digoyang usai hasil mengecewakan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Padahal, kontraknya bersama Irlandia baru akan berakhir pada Maret 2026 mendatang.

Situasi tersebut membuka peluang bagi Hallgrimsson untuk hengkang, termasuk ke Indonesia. Di sisi lain, PSSI kini tengah menimbang sejumlah nama untuk menukangi skuad Garuda. Selain Hallgrimsson, ada pula kandidat lain seperti Timur Kapadze, eks asisten pelatih Timnas Uzbekistan yang saat ini berstatus bebas kontrak.

Baca juga: Timur Kapadze Buka Peluang Latih Timnas Indonesia Usai Tinggalkan Uzbekistan

Namun, Hallgrimsson memiliki keunggulan tersendiri. Ia sudah mengenal atmosfer sepak bola Indonesia, sekaligus menunjukkan ketertarikan terhadap semangat dan potensi besar yang dimiliki publik Tanah Air. Jika benar bergabung, kehadirannya bisa menjadi momentum penting bagi Garuda untuk terbang lebih tinggi — mungkin, menuju panggung Piala Dunia seperti yang pernah ia doakan tujuh tahun lalu.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai