Denting.id – Karier Vitinha bersama Paris Saint-Germain (PSG) terus menanjak sejak didatangkan dari FC Porto pada 2022. Gelandang asal Portugal itu kini menjadi salah satu pemain paling vital di lini tengah Les Parisiens berkat teknik tinggi, visi bermain tajam, dan kemampuan menjaga keseimbangan tim di bawah asuhan Luis Enrique.
Musim ini, Vitinha tampil konsisten baik di Ligue 1 maupun Liga Champions. Permainannya yang tenang, efisien, dan matang membuatnya menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini serang bertabur bintang PSG. Ia bukan sekadar pelengkap, tetapi motor penggerak permainan yang memastikan transisi tim berjalan mulus.
Di usia 25 tahun, Vitinha kini memasuki masa emas kariernya. Performa impresifnya tidak hanya memperkuat posisinya di tim utama PSG, tetapi juga membawanya menembus tim nasional Portugal, di mana ia mulai tampil reguler di bawah pelatih Roberto Martínez.
Liverpool Mulai Bergerak
Menurut laporan Caught Offside, Liverpool kini menjadi salah satu klub yang tengah memantau ketat situasi Vitinha di Paris. The Reds mengidentifikasinya sebagai “salah satu gelandang paling berbakat secara teknis di Eropa.”
Tak hanya Liverpool, klub besar lain seperti Arsenal dan Juventus juga disebut menaruh minat pada mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu.
PSG sendiri dikabarkan siap melepas Vitinha jika menerima tawaran di kisaran £115 juta (sekitar Rp2,5 triliun) — nominal yang disebut £18 juta lebih rendah dari valuasi sebelumnya.
Pengganti Ideal Thiago Alcantara?
Liverpool disebut melihat Vitinha sebagai profil ideal untuk menggantikan Thiago Alcantara, yang meninggalkan klub pada musim panas lalu. Kemampuan Vitinha menguasai bola di ruang sempit, membangun serangan dari belakang, serta mendominasi duel di lini tengah dianggap sesuai dengan filosofi permainan Jürgen Klopp.
Selain itu, Vitinha juga memiliki sedikit pengalaman di Premier League ketika sempat memperkuat Wolverhampton pada musim 2020/21. Pengalaman itu bisa mempermudah adaptasinya jika kembali ke Inggris.
Menurun, Mac Allister Jadi Sorotan
Ketertarikan Liverpool terhadap Vitinha juga tak lepas dari penurunan performa Alexis Mac Allister musim ini. Gelandang Argentina itu terlihat kelelahan setelah jadwal padat dalam dua tahun terakhir, termasuk tampil penuh di Piala Dunia 2022 dan berbagai kompetisi domestik.
Mac Allister, yang sempat dikaitkan dengan Real Madrid, belum mampu menemukan kembali performa terbaiknya. Kondisi ini membuat manajemen Liverpool mulai menyiapkan opsi alternatif, dan nama Vitinha muncul sebagai kandidat paling ideal.
Gelandang Modern dengan Kontrol Ritme Tinggi
Secara gaya bermain, Vitinha memiliki kemiripan dengan Mac Allister — kreatif, cerdas, dan mampu bermain di berbagai posisi lini tengah. Namun, keunggulannya dalam menjaga ritme permainan, mobilitas tinggi, serta kemampuannya memecah tekanan lawan membuatnya dianggap sebagai upgrade potensial bagi Liverpool.
Baca juga : Real Madrid Tersandung Dua Laga Beruntun, Xabi Alonso Hadapi Tiga Masalah Serius Jelang Paruh Musim
Jika transfer ini terwujud, Vitinha bisa menjadi tambahan penting bagi lini tengah The Reds yang tengah direvitalisasi. Keberadaannya akan memberi Liverpool keseimbangan baru antara kreativitas dan intensitas — dua hal yang sangat dibutuhkan Klopp untuk menjaga daya saing tim di Premier League dan Eropa.

