Denting.id – Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, memberi teguran keras kepada winger muda Wigi Pratama setelah dinilai tidak menjalankan instruksi taktik dengan benar dalam laga melawan Mali.
Wigi Pratama, pemain asal Persik Kediri, masuk pada awal babak kedua untuk menggantikan Rahmat Arjuna yang mengalami cedera jelang turun minum. Mengisi posisi sayap kanan, Wigi tampil cepat dan sesekali merepotkan pertahanan Mali lewat pergerakannya.
Namun, penampilan cukup impresif Wigi ternyata tidak sejalan dengan skema yang diinginkan Indra Sjafri. Sang pelatih terlihat memanggil Wigi ke tepi lapangan untuk memperbaiki kesalahan yang disebutnya cukup krusial secara taktikal.
Menurut Indra, Wigi tidak menjalankan pola permainan yang sudah disepakati dalam sesi latihan. Tim telah diminta fokus bermain di area tengah dan membiarkan Mali mengalirkan bola ke sisi lapangan, sebelum memberikan tekanan ketika bola berada di area tersebut.
“Saya panggil Wigi Pratama untuk pemahaman taktikal. Jadi kami sudah sepakat untuk main di tengah. Kami kasih kesempatan Mali untuk mengalirkan bola ke pinggir, dan saat bola ke pinggir baru kami pressure. Tapi Wigi Pratama tidak paham,” tegas Indra Sjafri kepada awak media.
Setelah mendapatkan instruksi langsung dari sang pelatih, pemain bernomor punggung 9 itu akhirnya memahami arahan dan melanjutkan pertandingan hingga selesai.

