Jakarta, denting.id – Di tengah meningkatnya desakan agar pemerintah menetapkan status darurat bencana nasional, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah masih mengamati situasi secara ketat sebelum mengambil keputusan. Pemerintah, kata Prabowo, memilih fokus pada penyaluran bantuan terlebih dahulu.
Dalam wawancara singkat usai menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat, Presiden menekankan bahwa pemantauan lapangan terus dilakukan menyusul banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera.
“Kita terus monitor, kita kirim bantuan terus. Nanti kita menilai kondisinya,” ujar Prabowo ketika ditanya mengenai tuntutan penetapan status bencana nasional, khususnya terkait banjir besar di Sumatera.
Saat ditanya ulang soal kemungkinan pemerintah menetapkan status darurat nasional, Prabowo hanya menegaskan, “Nanti kita monitor terus.”
Bencana Meluas, Pemerintah Fokus pada Bantuan Cepat
Sebelumnya, dalam pidato pembukaan PTBI, Presiden menyampaikan doa dan solidaritas bagi masyarakat yang tengah dilanda musibah. Ia menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan bantuan segera ke wilayah terdampak, sembari mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan di tengah perubahan iklim.
“Ini mengingatkan kita betapa kita harus waspada dan menjaga lingkungan kita,” kata Prabowo.
Arah Kebijakan Lingkungan Diperkuat
Beberapa jam sebelum acara PTBI, Presiden juga menyinggung isu lingkungan dalam pidatonya pada puncak Hari Guru Nasional 2025 di GBK, Jakarta. Ia menyoroti besarnya ancaman perubahan iklim, pemanasan global, dan kerusakan lingkungan bagi masa depan dunia.
Prabowo mendorong agar pendidikan nasional memperkuat literasi lingkungan melalui penyesuaian kurikulum.
“Mungkin perlu kita tambah dalam silabus dan juga kesadaran akan sangat pentingnya menjaga lingkungan,” ucapnya.
Ia juga menekankan perlunya menjaga hutan, mencegah pembabatan liar, dan memastikan sungai tetap bersih agar dapat menampung debit air ekstrem.
“Ini nanti usaha bersama kita, tiap rumah ikut berperan,” kata Presiden.
Desakan Status Darurat Nasional Kian Menguat
Seruan kepada pemerintah untuk segera menetapkan status darurat bencana nasional terus menguat, terutama setelah banjir dan longsor besar melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir.
Namun hingga saat ini, pemerintah memilih berhati-hati sambil menunggu laporan lapangan secara menyeluruh.
Semua mata kini tertuju pada pemerintah pusat untuk melihat apakah eskalasi bencana akan mendorong langkah yang lebih besar terkait penanganan darurat.

