Puan Soroti Pentingnya “Jembatan Ilmu & Politik” Usai Adies Kadir Dikukuhkan Profesor Kehormatan

Jakarta, denting.id — Kolaborasi antara pemikiran ilmiah dan dunia politik kembali disorot Ketua DPR RI Puan Maharani. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak tokoh yang mampu menyatukan keduanya agar kebijakan negara lahir dari landasan yang kuat, ilmiah, dan berpihak pada rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Puan setelah menghadiri pengukuhan Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan Bidang Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu.

Kehadiran Puan disebut sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan seorang legislator yang dinilai mampu menjembatani politik, hukum, dan ranah akademik.

“Selamat atas pencapaian akademis yang prestisius ini. Pengukuhan ini bukan hanya kehormatan bagi beliau pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi institusi DPR RI,” kata Puan dalam keterangannya.

Puan menegaskan bahwa gelar yang diterima Adies Kadir memiliki makna lebih dari sekadar pengakuan akademik. Ia menyebutnya sebagai simbol pentingnya tokoh-tokoh yang dapat menghubungkan politik dengan ilmu pengetahuan untuk memperkuat legitimasi kebijakan negara.

“Pengukuhan ini menegaskan kehadiran tokoh yang mampu menjembatani dunia politik dan ilmu pengetahuan sehingga kebijakan negara semakin kuat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Puan juga menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam membangun bangsa. Unissula dan kampus-kampus lain, kata dia, adalah sumber gagasan ilmiah, hasil riset, inovasi, dan kritik konstruktif yang dibutuhkan untuk memperkuat arah pembangunan nasional.

“Kita membutuhkan kerja bersama dari seluruh komponen bangsa, termasuk kalangan akademis, agar Indonesia terus bergerak lebih baik dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Puan menambahkan bahwa ilmu pengetahuan harus memberi dampak nyata dalam pembentukan undang-undang, pengawasan, dan penganggaran di DPR. Teori, riset, dan rekomendasi akademik dinilai dapat memperkaya kualitas legislasi sehingga lebih relevan dan berkeadilan.

Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa. “Dengan kapasitas terbaik yang kita miliki, kita kerja bersama membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.”

Puan juga kembali menyampaikan selamat kepada Adies Kadir atas penganugerahan gelar profesor kehormatan tersebut. Ia berharap prestasi baru itu menjadi energi tambahan untuk kerja-kerja legislasi yang bermanfaat bagi rakyat.

Baca juga : Gajah Terseret Banjir hingga ke Pidie Jaya: Warga Kaget Temukan Bangkai di Tengah Tumpukan Kayu

Baca juga : Korban Tewas Banjir Sumbar Melonjak Jadi 74, BNPB Akui Akses Komunikasi Lumpuh

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *