Jakarta, denting.id – Di tengah pasar bioskop global yang cenderung stagnan, Walt Disney Studios justru mencetak rekor spektakuler dengan pendapatan box office hampir menyentuh Rp100 triliun sepanjang 2025.
Mengutip laporan Hollywood Reporter, Kamis, pendapatan box office global Disney tercatat mencapai 5,967 miliar dolar AS atau setara Rp99,82 triliun per Selasa (23/12). Angka tersebut diproyeksikan segera melampaui 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp100,37 triliun dalam waktu dekat.
Pendapatan tersebut berasal dari kontribusi pasar domestik Amerika Utara sebesar 2,310 miliar dolar AS (Rp38,64 triliun) serta pasar internasional yang menyumbang 3,656 miliar dolar AS (Rp61,18 triliun).
Capaian ini menandai kebangkitan besar Disney setelah pandemi COVID-19. Terakhir kali studio tersebut mencatatkan pendapatan di atas 6 miliar dolar AS adalah pada 2019. Bahkan secara historis, pencapaian tersebut tergolong langka dan belum pernah diraih studio lain sejak 2015.
Disney kini tercatat menjadi satu-satunya studio yang mampu menembus angka tersebut sebanyak lima kali, yakni pada periode 2016–2019 dan kembali terulang pada 2025.
Sepanjang tahun ini, Disney merilis 16 film secara luas (wide release), dengan dua judul menjadi motor utama pendapatan karena masing-masing menembus angka 1 miliar dolar AS. Film animasi “Zootopia 2” memimpin dengan raihan sekitar 1,311 miliar dolar AS (Rp21,93 triliun), disusul “Lilo & Stitch” yang mengumpulkan 1,038 miliar dolar AS (Rp17,36 triliun).
Dari semesta Marvel Studios, tiga film yakni “The Fantastic Four: First Steps”, “Thunderbolts”, dan “Captain America: Brave New World” secara kolektif menyumbang lebih dari 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp21,74 triliun, meski masing-masing belum menembus angka 1 miliar dolar AS secara individual.
Sejumlah judul lain seperti “Predator: Badlands”, “Freakier Friday”, dan “Elio” turut memperkuat pendapatan Disney meski dengan kontribusi yang lebih moderat.
Dorongan tambahan datang dari film terbaru garapan James Cameron, “Avatar: Fire and Ash”, yang sukses meraup 450,1 juta dolar AS atau sekitar Rp7,53 triliun secara global hanya dalam tujuh hari penayangan. Film ini mencatat pendapatan harian sebesar 51 juta dolar AS pada Selasa, termasuk 16,5 juta dolar AS dari Amerika Utara.
Secara total, Avatar: Fire and Ash telah mengumpulkan 119 juta dolar AS (Rp1,99 triliun) di pasar domestik dan 331,1 juta dolar AS (Rp5,54 triliun) dari pasar internasional. Film ini diprediksi akan mendominasi libur Natal dengan pendapatan empat hari penayangan mencapai 70–75 juta dolar AS.
Momentum liburan akhir tahun juga akan diramaikan oleh sejumlah film baru seperti komedi petualangan “Anaconda” yang dibintangi Jack Black dan Paul Rudd, “Marty Supreme” yang dibintangi Timothée Chalamet, serta film musikal “Song Sing Blue” yang menampilkan Hugh Jackman dan Kate Hudson. Seluruh film tersebut dijadwalkan rilis luas pada 25 Desember.

