Jakarta, denting.id – Menyambut lonjakan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati turun langsung ke kawasan Anyer, Banten, untuk memastikan destinasi wisata siap menerima kunjungan dengan aman dan nyaman.
Dalam peninjauan tersebut, Wamenpar mengunjungi Pantai Pasir Putih Carita serta Tanjung Lesung Beach Hotel, Pandeglang. Kunjungan ini difokuskan pada pengecekan kesiapan fasilitas utama destinasi, mulai dari kebersihan area, kondisi toilet, hingga ketersediaan pos kesehatan dan petugas keselamatan.
“Saya mengunjungi Pantai Pasir Putih ini untuk memastikan kesiapan pengelola dalam menghadapi puncak liburan nanti, terutama dari aspek keamanan dan keselamatan wisatawan,” ujar Ni Luh dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Wamenpar yang akrab disapa Ni Luh Puspa itu mengapresiasi langkah pengelola Pantai Pasir Putih Carita yang memberikan perlindungan asuransi jiwa dari Jasa Raharja yang telah termasuk dalam tiket masuk sebesar Rp10 ribu. Inisiatif tersebut dinilai mampu meningkatkan rasa aman sekaligus kepercayaan wisatawan.
“Mudah-mudahan ini dapat membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman untuk berwisata ke berbagai destinasi di Banten,” katanya.
Meski demikian, Ni Luh menekankan perlunya penguatan sarana mitigasi risiko, khususnya dengan menambah papan petunjuk jalur evakuasi agar wisatawan lebih siap menghadapi kondisi darurat.
“Papan petunjuk jalur evakuasi perlu ditambahkan agar wisatawan tidak kebingungan jika terjadi situasi darurat,” ujarnya.
Selain kesiapan destinasi, Wamenpar juga mengimbau wisatawan untuk tidak terfokus pada satu lokasi selama masa libur Natal dan Tahun Baru guna menghindari kepadatan berlebihan yang berpotensi mengurangi kenyamanan.
“Jangan sampai satu destinasi terlalu penuh dan padat karena hal itu bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan,” tambahnya.
Ia turut menegaskan komitmen pemerintah dalam mencegah praktik pungutan liar di kawasan wisata. Kementerian Pariwisata, kata dia, telah menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan.
“Melalui surat edaran tersebut, kami meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan agar wisatawan dapat berlibur dengan aman dan nyaman,” kata Ni Luh.
Dalam kunjungan ini, Wamenpar didampingi Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Fadjar Hutomo serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Kementerian Pariwisata Bambang Cahyo Murdoko.

