Denting.id – Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, mengaku bangga jika timnya dianggap sebagai cerminan dari karakternya, meskipun The Blues terus dibayangi persoalan disiplin sejak awal musim Liga Inggris 2025/2026.
Chelsea tercatat telah mengoleksi tujuh kartu merah musim ini. Salah satunya diterima langsung oleh Maresca, yang membuat pelatih asal Italia itu harus menjalani larangan mendampingi tim dari pinggir lapangan untuk kedua kalinya musim ini saat Chelsea menjamu Aston Villa di Stamford Bridge, Minggu (28/12) dini hari.
Masalah disiplin juga berdampak langsung pada performa tim di lapangan. Trevoh Chalobah dan Robert Sanchez diusir keluar lapangan saat menghadapi Brighton dan Manchester United. Sementara itu, Malo Gusto, Joao Pedro, dan Liam Delap harus menjalani hukuman larangan bermain akibat pelanggaran serupa.
Tak hanya itu, Moises Caicedo baru-baru ini dijatuhi larangan bermain tiga pertandingan setelah mendapat kartu merah saat melawan Arsenal pada November lalu. Hukuman tersebut bertepatan dengan penurunan performa Chelsea yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Persoalan disiplin kembali mencuat saat Chelsea bermain imbang 2–2 melawan Newcastle United akhir pekan lalu. Robert Sanchez diganjar kartu kuning usai memprotes keputusan wasit, disusul kartu kuning ketiga untuk Maresca yang berujung pada sanksi larangan mendampingi tim.
Menanggapi situasi tersebut, Maresca tetap menunjukkan sikap positif. Ia menilai kesalahan adalah bagian dari proses perkembangan, terutama bagi skuad Chelsea yang dihuni banyak pemain muda.
“Klub pagi ini menunjukkan kepada saya komentar dari media yang mengatakan bahwa sebuah tim mencerminkan manajer. Saya sangat bangga akan hal itu, karena cara tim ini bermain dan karena skuad ini adalah yang termuda di Liga Premier,” ujar Maresca.
“Kita harus membiarkan mereka melakukan beberapa kesalahan dalam proses berkembang. Ya, kami mendapat kartu kuning, ya, kami juga mendapat beberapa kartu merah, tetapi saya suka menganalisis setiap situasi,” tambahnya.
Tanpa kehadiran Maresca di sisi lapangan, Enzo Fernandez dan kolega dituntut tampil disiplin saat menghadapi Aston Villa yang tengah berada dalam performa impresif. Tim asuhan Unai Emery itu datang dengan modal 10 kemenangan beruntun dan reputasi sebagai salah satu tim paling konsisten di liga.
Baca juga: Xabi Alonso Tertekan di Real Madrid, Cesc Fabregas Ungkap Masalah Utama Sang Pelatih
Pertandingan di Stamford Bridge pun menjadi ujian besar bagi Chelsea, bukan hanya dari sisi taktik dan mental, tetapi juga kedisiplinan. Patut dinantikan apakah The Blues mampu menekan kesalahan sendiri, mengingat Aston Villa dipastikan tak akan ragu memanfaatkan setiap celah untuk meraih kemenangan.

