Dasco Laporkan Pemulihan Sumatera ke Presiden Prabowo, Istana Bahas Langkah Strategis Pascabencana

Jakarta, denting.id – Presiden Prabowo Subianto mulai mematangkan strategi pemulihan wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melaporkan langsung perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir bandang serta longsor di tiga provinsi kepada Kepala Negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, laporan tersebut disampaikan Dasco dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman dinas Presiden Prabowo, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat sore hingga malam hari.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI terkait rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden,” ujar Teddy saat dihubungi di Jakarta, Jumat malam.

Sufmi Dasco Ahmad diketahui saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) DPR RI untuk Pemulihan Pascabencana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Tiga Provinsi Sumatera. Meski demikian, Teddy belum merinci substansi laporan yang disampaikan Dasco kepada Presiden.

Rapat terbatas tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Penanganan dampak banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat saat ini telah memasuki fase pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Proses tersebut berjalan beriringan dengan masa tanggap darurat yang masih diberlakukan di beberapa daerah terdampak.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga turun langsung ke lapangan. Pada akhir 2025 hingga awal 2026, Presiden mengunjungi Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, serta Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan jembatan bailey dan hunian sementara bagi pengungsi yang dikerjakan oleh Danantara.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas bersama sejumlah pejabat negara, Danantara, serta jajaran direksi BUMN sektor konstruksi dan sektor terkait lainnya guna memastikan pemenuhan kebutuhan vital para pengungsi.

Dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis (1/1), Presiden menerima laporan menyeluruh mengenai kondisi pengungsi, progres pembangunan hunian, hingga rencana lanjutan pemulihan selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

Presiden Prabowo juga menyetujui pembentukan Satgas Kuala yang diusulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Satgas ini akan difokuskan pada pengerukan sungai-sungai bermuara ke laut untuk mengatasi sedimentasi lumpur, mendukung mobilisasi alat berat, serta mengolah air berlumpur menjadi air bersih.

Menhan Sjafrie melaporkan, Satgas Kuala dijadwalkan mulai bekerja dalam dua pekan ke depan dengan sasaran awal di Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *