Kota Bogor, Denting.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mempertegas komitmennya dalam menata estetika pusat kota melalui program Jumat Bersih (Jumsih). Pada Jumat (9/1/2026), Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memimpin langsung aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Lawang Saketeng, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah.
Aksi ini difokuskan pada pembersihan area pedestrian pasar, pencucian jalur pejalan kaki, hingga pelepasan tali-tali ilegal yang melilit pepohonan di sepanjang jalur tersebut.
“Ini salah satu titik sentral pusat Kota Bogor. Kita berharap wajah Bogor tidak terlihat kumuh, tidak terlihat kotor, dan tidak terlihat sampah yang berserakan,” ujar Jenal Mutaqin di sela kegiatan.
Penyelamatan Pohon dan Penertiban PKL
Dalam pantauannya di lapangan sepanjang 200 meter, Jenal menyoroti adanya penyalahgunaan taman pembatas jalan yang dijadikan tempat penyimpanan kayu bekas milik Pedagang Kaki Lima (PKL). Selain itu, ia menyayangkan banyaknya pohon yang kondisinya memprihatinkan akibat lilitan tali dan paku.
“Karena ini sangat terlihat dari depan SSA, para tamu negara, wisatawan, dan lain-lain. Tadi saya bersihkan pohon-pohonnya, rata-rata diikat dengan tali rafia dan tambang, mungkin untuk memasang tenda dan lain-lain,” jelasnya.
Jenal mengingatkan kembali bahwa berdasarkan undang-undang lingkungan hidup, pohon memiliki fungsi ekologis sebagai penghijauan yang wajib dilindungi dari segala bentuk pengrusakan fisik, termasuk pemakuan dan pengikatan banner.
“Jadi mohon kesadaran warga bahwa Jumsih ini semata untuk disyiarkan dan dicontoh oleh seluruh pemangku kepentingan serta seluruh warga Kota Bogor agar menjaga kebersihan dan sadar akan lingkungan,” tegas Wakil Wali Kota.
Tindakan Lanjutan Disperumkim
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Devy Librianti, menyatakan akan segera mengambil langkah konkret. Pihaknya menjadwalkan penertiban paku serta pembersihan ikatan banner secara berkala di pepohonan sepanjang jalur protokol.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjaga kesehatan vegetasi perkotaan agar tetap berfungsi optimal sebagai penyaring polusi di jantung Kota Bogor.

