Tebing di Mulyaharja Longsor Timpa Bangunan, Dua Anak Berhasil Dievakuasi Selamat

Kota Bogor, Denting.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Jumat (9/1/2026) sore memicu bencana tanah longsor di wilayah Mulyaharja. Sebuah tebingan bonggol bambu runtuh dan menimpa bangunan di bawahnya, menyebabkan dua orang anak sempat tertimbun material.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. BPBD Kota Bogor yang menerima laporan warga segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelamatan darurat terhadap dua korban yang masing-masing berusia 4 dan 5 tahun.

Proses Evakuasi Berhasil Menyelamatkan Nyawa

Beruntung, berkat kesigapan warga dan petugas di lapangan, kedua anak tersebut berhasil dikeluarkan dari timbunan material longsoran dalam kondisi hidup.

“Alhamdulillah, anak yang berusia 5 tahun bisa langsung dievakuasi oleh warga. Untuk yang usia 4 tahun memang butuh upaya lebih, tapi tidak lama kemudian berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat saat ini sedang dalam penanganan di Rumah Sakit Ummi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, Jumat (9/1/2026).

Saat ini, kedua korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ummi. Laporan medis terbaru menunjukkan bahwa kondisi keduanya dalam keadaan stabil.

Upaya Penanganan dan  Logistik

Pasca-evakuasi, pemerintah daerah melalui BPBD dan dinas terkait langsung fokus pada penanganan keluarga terdampak. Untuk sementara waktu, keluarga tersebut dipindahkan ke hunian sementara berupa kontrakan di sekitar lokasi kejadian agar tetap bisa beraktivitas dengan layak.

Selain hunian, BPBD memastikan bantuan logistik telah disalurkan guna memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Kami juga memastikan kebutuhan dasar dan logistik keluarga terpenuhi, sekaligus terus memantau kondisi kedua anak,” tambah Hidayatulloh.

Penanganan lanjutan di lokasi longsor akan dikoordinasikan di bawah komando pihak kecamatan setempat. Upaya percepatan perbaikan lahan dan pembersihan material terus dilakukan guna mencegah terjadinya longsor susulan, mengingat intensitas hujan di Kota Bogor masih terpantau tinggi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *