Sempat Terhenti di Awal Tahun, Kadishub Pastikan Layanan Biskita Trans Pakuan Kini Kembali Normal

Kota Bogor, Denting.id – Kabar gembira bagi para pengguna moda transportasi umum di Kota Bogor. Setelah sempat mengalami jeda operasional pada awal Januari pasca-libur Tahun Baru, layanan bus kebanggaan warga Bogor, Biskita Trans Pakuan, kini dipastikan telah kembali beroperasi melayani masyarakat di koridor yang tersedia.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marshelino Sujatmiko Baliarto, menyatakan bahwa saat ini pihaknya terus berfokus pada penguatan layanan di empat koridor utama untuk mendukung mobilitas warga di masa pasca-pandemi.

“Alhamdulillah, saat ini kondisinya sudah mulai kembali normal. Kita sudah bisa memanfaatkan momentum pasca-pandemi ini untuk mengoptimalkan layanan angkutan bis kita, khususnya yang terkoneksi di empat koridor,” ujar Sujatmiko Baliarto dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Jam Operasional dan Skema Mandiri

Sujatmiko menjelaskan bahwa layanan Biskita tetap tersedia mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Dishub juga tengah menjajaki strategi agar pengelolaan bus ini bisa lebih efisien dan kompetitif, terutama pada rute-rute yang memiliki tingkat keterisian penumpang (load factor) yang tinggi.

“Kami terus berusaha mengelola layanan ini secara mandiri. Sebagai contoh, untuk koridor dengan faktor muatan (load factor) yang tinggi seperti di Koridor 1 dan Koridor 2, itu bisa kita tawarkan skema pengelolaan mandiri sehingga kita bisa bersaing atau bersinergi dengan operator lainnya,” jelasnya.

Rencana Uji Coba Koridor 3 dan 4

Terkait armada, Sujatmiko memastikan jumlah unit yang ada saat ini sudah cukup memadai untuk koridor yang telah aktif. Namun, ia juga membocorkan rencana pengembangan layanan untuk koridor yang selama ini belum beroperasi secara penuh.

“Mengenai unit bis, armada yang tersedia saat ini sudah mencukupi untuk koridor yang berjalan. Namun, untuk koridor lain seperti Koridor 3 dan Koridor 4 yang saat ini belum beroperasi penuh, nantinya akan segera kita lakukan uji coba. Tentu dalam prosesnya nanti akan ada penyesuaian atau adaptasi jumlah unit di lapangan,” tambahnya.

Jamin Kedatangan Setiap 10 Menit

Guna menghindari penumpukan penumpang pada jam sibuk (peak hours), Dishub telah mengatur jeda waktu antar bus (headway) agar tetap konsisten dan tepat waktu.

“Kami juga memastikan bahwa pada saat jam padat (peak hours), pelayanan tetap konsisten. Kami sudah mengatur jarak antar kedatangan bus (headway) rata-rata setiap 10 menit, agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama. Semoga upaya ini berjalan lancar,” pungkas Kadishub.

Mungkin Anda Menyukai