Kota Bogor, Denting.id – Wajah kawasan pusat kota di depan Balai Kota Bogor segera mengalami transformasi estetika. Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) telah menyelesaikan penebangan pohon karet kebo yang selama ini berada di lokasi tersebut.
Penertiban pohon ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari skema besar penataan kawasan pusat kota untuk dijadikan ruang publik berupa taman atau plaza bagi masyarakat.
Proses Pembersihan Akar Sedang Berjalan
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim, Devi Librianti, menyatakan bahwa pohon tersebut telah dipotong habis hingga ke bagian bawah tanah. Fokus petugas saat ini adalah menuntaskan sisa-sisa bagian pohon yang masih tertanam.
“Saat ini pohon karet kebo telah ditebang hingga ke bagian akar dan sedang dalam proses pembersihan sisa tunggul akar,” ujar Devi Librianti.
Strategi Pengerjaan Minim Gangguan Lalin
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di jantung kota, mayoritas proses penebangan dilakukan pada waktu malam hari. Namun, terdapat pengecualian untuk pembersihan sisa akar yang dilakukan pada siang hari karena dinilai tidak mengganggu pergerakan kendaraan.
Proses pengerjaan secara keseluruhan dilaporkan berjalan kondusif meskipun terdapat beberapa kendala kecil di lapangan.
“Proses penebangan pohon karet kebo berjalan lancar dengan hambatan minimal, seperti kondisi cuaca buruk dan kepadatan lalu lintas,” jelas Devi.
Material Kayu Lapuk Dibuang
Berbeda dengan jenis kayu keras lainnya, material kayu hasil penebangan pohon karet kebo ini tidak dimanfaatkan kembali. Petugas langsung mengirimkan sisa kayu ke tempat pembuangan sampah karena kondisi batangnya yang sudah mengalami pelapukan dan sifat kayunya yang memang mudah lapuk.

