Jakarta, denting.id – Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) resmi memiliki pucuk pimpinan baru di jajaran pembinaan umum. Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad dilantik sebagai Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Puspomal, menggantikan Kolonel Laut (PM) Acep Sudrajat.
Prosesi serah terima jabatan digelar di Markas Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, dan dipimpin langsung oleh Komandan Puspomal Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto. Acara tersebut berlangsung khidmat sebagai bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi di tubuh Puspomal.
Dalam sambutannya, Danpuspomal menyampaikan apresiasi kepada Kolonel Acep Sudrajat atas dedikasi dan kinerja selama menjabat sebagai Dirbinum. Menurutnya, kontribusi Acep telah memperkuat tata kelola serta sistem dukungan Puspomal dalam menjalankan tugas pokoknya.
“Kontribusi Kolonel Acep Sudrajat telah memberikan penguatan terhadap tata kelola dan sistem dukungan Puspomal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok,” ujar Harry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Kepada pejabat baru, Harry berpesan agar Kolonel Khoirul Fuad dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan penyempurnaan sesuai dinamika dan kebutuhan organisasi ke depan.
Sementara itu, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai Dirbinum Puspomal. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pembinaan umum agar semakin profesional, efektif, efisien, dan akuntabel sebagai unsur pendukung utama operasional Puspomal.
“Pembinaan umum harus mampu menjadi sistem pendukung yang andal dan tertata, sehingga seluruh unsur Puspomal dapat melaksanakan tugas penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Laut secara optimal,” tegas Khoirul Fuad.
Khoirul Fuad bukan sosok baru di lingkungan Polisi Militer Angkatan Laut. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, salah satunya sebagai Direktur Pembinaan Penegakan Hukum, Disiplin, dan Tata Tertib (Dirbingakkumplintatib) Puspom TNI.
Selama berkarier, ia juga dikenal terlibat dalam pengungkapan sejumlah kasus menonjol, di antaranya pembongkaran penggunaan pelat dinas TNI palsu pada 2021, penangkapan oknum penodong di Tol Jagorawi, hingga pengamanan seorang desertir Letkol TNI AL yang sempat buron selama lebih dari tiga bulan.
Dengan pengalaman tersebut, kepemimpinan Kolonel Laut Khoirul Fuad diharapkan mampu semakin memperkuat kinerja Puspomal dalam menjaga disiplin dan penegakan hukum di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Baca juga : Alasan Keamanan, Gibran Batal ke Yahukimo dan Langsung Terbang ke Jakarta

