Era Liam Rosenior Dimulai Manis, Chelsea Tekuk Brentford 2-0 di Stamford Bridge

Denting.id – Chelsea membuka lembaran baru di Liga Inggris dengan kemenangan meyakinkan bersama pelatih anyar, Liam Rosenior. Bermain di Stamford Bridge, The Blues menundukkan Brentford dengan skor 2-0, hasil yang menjadi sinyal positif atas proses adaptasi yang berjalan cepat.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena menjadi tiga poin liga pertama Chelsea dalam lebih dari satu bulan terakhir. Hasil ini juga menjadi debut Rosenior di Premier League bersama Chelsea, setelah sebelumnya memulai masa kerjanya melalui dua pertandingan piala.

Chelsea tampil solid menghadapi Brentford yang tengah berada dalam tren positif. Lini tengah menjadi sektor yang menonjol, dengan Moises Caicedo tampil dominan dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Sebelumnya, Rosenior sempat merasakan kekalahan saat Chelsea menghadapi Arsenal di ajang piala. Pada laga tersebut, Caicedo harus absen akibat sanksi larangan bermain. Kehadirannya kembali di lini tengah terbukti memberi dampak signifikan dalam kemenangan atas Brentford.

Caicedo mengakui pertandingan berjalan sulit sejak awal. Namun, ia menilai kemenangan ini sangat penting bagi tim dan pelatih baru.

“Kami sangat senang karena ini pertandingan yang sangat sulit dan kami bisa meraih kemenangan liga pertama bersama pelatih baru,” ujar gelandang asal Ekuador tersebut.

Menurut Caicedo, laga-laga berat merupakan hal yang wajar di Liga Inggris. “Terkadang Anda harus memainkan pertandingan seperti ini karena di Liga Inggris setiap laga sangat sulit,” lanjutnya.

Dalam skema permainan Rosenior, para gelandang dituntut aktif menguasai bola dan berani terlibat dalam setiap fase permainan. Instruksi tersebut diakui Caicedo cukup menantang, mengingat intensitas dan karakter fisik Liga Inggris.

Baca juga: Chelsea Kalahkan Brentford 2-0, Rosenior Puas dengan Sikap dan Performa The Blues

“Dia suka para gelandang sering mendapatkan bola, jadi saya mencoba melakukan itu,” kata Caicedo.

Caicedo juga menyadari bahwa proses adaptasi di tengah musim membutuhkan profesionalisme

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *