Jakarta, Denting.id – Presiden Prabowo Subianto pada Senin (19/1/2026) dijadwalkan melakukan rangkaian pertemuan penting dalam kunjungan luar negerinya ke Inggris dan Swiss. Kepala Negara akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta Raja Charles III untuk membahas sejumlah kesepakatan strategis.
Presiden Prabowo bertolak menuju Inggris dan Swiss dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (18/1/2026).
Sebelum keberangkatan, Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad guna menerima laporan perkembangan informasi terkini.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, agenda pertama Prabowo di London adalah pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” ujar Teddy melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).
Selain bertemu PM Inggris, Prabowo juga dijadwalkan melakukan audiensi dengan Raja Charles III. Dalam pertemuan tersebut, isu pelestarian alam dan lingkungan menjadi salah satu topik utama pembahasan.
“Dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya,” jelas Teddy.
Usai menyelesaikan agenda di Inggris, Presiden Prabowo akan melanjutkan kunjungan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF). Dalam forum tersebut, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kunci yang akan disaksikan oleh 61 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara.
Baca juga: Momen Langka di TMII: Prabowo dan Jokowi Bersama Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman
Tak hanya itu, Kepala Negara juga akan melakukan dialog strategis dengan para Chief Executive Officer (CEO) dari perusahaan-perusahaan multinasional terkemuka.
“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” pungkas Teddy.
