Pelatih Bodo/Glimt Harap Haaland Kelelahan Jelang Duel Kontra Manchester City

Denting.id – Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, berharap penyerang andalan Manchester City, Erling Haaland, berada dalam kondisi kelelahan saat kedua tim bertemu di Liga Champions. The Citizens dijadwalkan bertandang ke markas Bodo/Glimt di tengah padatnya jadwal pertandingan yang harus mereka jalani.

Laga Bodo/Glimt vs Manchester City akan berlangsung di Aspmyra Stadion dalam lanjutan Liga Champions. Di atas kertas, tim tamu jauh lebih diunggulkan untuk meraih tiga poin dibandingkan tuan rumah.

Manchester City saat ini tampil impresif di Liga Champions musim ini dengan menempati peringkat keempat klasemen league phase usai mengoleksi 13 poin. Sebaliknya, Bodo/Glimt masih terpuruk di posisi ke-32 dengan raihan tiga poin.

Erling Haaland dipastikan menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Bodo/Glimt. Penyerang asal Norwegia itu masih menjadi mesin gol Manchester City dengan torehan 26 gol dari 30 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Namun, Man City datang ke laga ini dengan kondisi fisik yang kurang ideal. Pasukan Pep Guardiola baru saja melakoni tiga pertandingan dalam rentang waktu yang sangat singkat. Pertandingan melawan Bodo/Glimt juga hanya berjarak empat hari dari kekalahan 0-2 Man City saat menghadapi Manchester United.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran soal kelelahan pemain, termasuk Haaland. Bahkan, dampak kelelahan disebut mulai terlihat pada performa Haaland yang gagal mencetak gol dalam tiga laga terakhir.

Meski demikian, Knutsen menyadari Manchester City merupakan tim yang sudah terbiasa menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi. Ia yakin The Citizens memiliki solusi untuk mengatasi masalah kebugaran.

Kendati begitu, Knutsen tak menampik harapannya agar Haaland benar-benar berada dalam kondisi lelah saat laga berlangsung.

Baca juga: Hansi Flick Tetap Puas dengan Permainan Barcelona Meski Tumbang dari Real Sociedad

“Manchester City sudah lama berada dalam ritme persaingan yang ketat. Bahkan ketika dia lelah, dia tetap berada di level tinggi. Kami tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan dia kelelahan, tetapi kami berharap dia kelelahan,” ujar Knutsen, dikutip dari situs UEFA.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *