Identifikasi Jenazah Korban Pesawat ATR : Keluarga Pak Ferry Bertolak ke Makassar Usai Temuan Baju Dinas

Kota Bogor, Denting.id – Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban musibah kecelakaan pesawat, kenangan baik mengenai sosok Pak Ferry terus mengalir dari lingkungan tempat tinggalnya di Kelurahan Cikaret, Bogor Selatan. Ketua RT 06, Ari Fakhrizal, mengenang beliau sebagai sosok warga yang berdedikasi tinggi dan taat beribadah.

Menurut Ari, Pak Ferry dikenal sebagai warga yang sangat aktif dalam kegiatan keagamaan, terutama pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Di masa lalu, beliau sering terlibat langsung dalam kepanitiaan hari besar, bahkan pernah memegang tanggung jawab sebagai ketua panitia Idul Kurban. “Orangnya detail, semangat, dan kalau kerja itu tuntas,” ujar Ari saat diwawancarai pada Rabu 21 Januari 2026.

Dia jufa menggambarkan etos kerja Pak Ferry di lingkungan RT. Meski dikenal ramah, intensitas kehadirannya di masyarakat mulai berkurang dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan tanggung jawab pekerjaannya yang semakin besar sebagai pengawas.

Dedikasi Terhadap Tugas Negara

Kesibukan luar biasa  membuat Pak Ferry jarang berada di rumah. Ari menjelaskan bahwa almarhum sering kali harus bermalam di kantor dinas untuk mengejar jadwal penerbangan pagi yang tidak memungkinkan jika berangkat dari kediamannya di Bogor.

“Pulang sih setiap minggu satu kali. Tapi kadang-kadang juga tidak pulang, seiring tugas beliau yang hampir setiap minggunya ke luar daerah atau ke luar kota,” jelas Ari. Diketahui, saat musibah terjadi, Pak Ferry memang sedang dalam perjalanan dinas resmi.

Keluarga Bertolak ke Makassar untuk Identifikasi

Pasca ditemukannya baju dinas milik Pak Ferry serta dua jenazah korban di lokasi kejadian, pihak keluarga segera mengambil langkah cepat. Ari mengonfirmasi bahwa putra beserta saudara kandung Pak Ferry telah bertolak menuju Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Mereka sedang melakukan tes antemortem atau DNA terkait dengan penemuan korban yang sementara ini baru dua orang,” tutup Ari. Hingga saat ini, pihak lingkungan dan kerabat masih menunggu kabar terbaru mengenai proses identifikasi dan kepulangan jenazah ke rumah duka.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai