Denting.id – Dominik Szoboszlai akhirnya angkat bicara mengenai masa depannya bersama Liverpool. Gelandang asal Hungaria itu mengonfirmasi bahwa pembicaraan terkait kontrak baru memang tengah berlangsung, namun menegaskan belum ada keputusan apa pun mengenai kelanjutan kariernya di Anfield.
Szoboszlai menjadi salah satu pemain paling menonjol di skuad Liverpool musim ini. Meski kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2028, manajemen The Reds disebut ingin segera mengamankan jasanya dalam jangka panjang. Liverpool bahkan dikabarkan memandang sang gelandang sebagai kandidat kapten tim di masa depan, seiring perkembangan pesatnya sejak direkrut dari RB Leipzig pada Juli 2023 dengan nilai transfer 60 juta paun.
Meski demikian, pemain berusia 25 tahun itu menyadari bahwa masa depan di sepak bola selalu dipenuhi dinamika.
“Selalu ada pembicaraan,” kata Szoboszlai.
“Kalian di media membuat banyak hal untuk publik dan terus membahasnya karena itu memang pekerjaan kalian. Memang ada pembicaraan, tapi tentu saja belum ada keputusan apa pun yang dibuat. Selalu ada perkembangan, tetapi belum ada keputusan. Saya hanya akan terus melangkah setiap pekan, setiap sesi latihan, memberikan yang terbaik untuk tim dan untuk para suporter. Kita lihat saja apa yang akan terjadi ke depannya,” ujarnya.
Situasi kontrak Szoboszlai muncul di tengah sejumlah persoalan yang sedang dihadapi Liverpool. Selain ingin memperpanjang masa bakti Ryan Gravenberch, klub Merseyside itu baru saja kehilangan Trent Alexander-Arnold yang hengkang secara gratis ke Real Madrid. Sementara itu, kontrak bek tengah Ibrahima Konate akan berakhir pada akhir musim ini.
Ketika ditanya mengenai kebahagiaannya di Liverpool, Szoboszlai menegaskan perasaannya tetap positif, meski menyadari sepak bola penuh ketidakpastian.
“Tentu saja saya bahagia di sini, tetapi kalian tahu bagaimana sepak bola bekerja dan itu adalah sesuatu yang harus diperhitungkan oleh semua orang,” katanya.
Di sisi lain, Liverpool bersiap melawat ke markas Marseille pada lanjutan Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Laga tersebut berpotensi menjadi momen kembalinya Mohamed Salah ke dalam skuad setelah absen sekitar lima pekan karena membela Mesir di Piala Afrika 2025. Penyerang berusia 33 tahun itu sudah kembali berlatih bersama tim sejak Selasa waktu setempat.
Szoboszlai memastikan Salah akan kembali menjadi algojo utama penalti Liverpool begitu siap bermain, menyusul kegagalannya mengeksekusi penalti saat The Reds ditahan imbang Burnley akhir pekan lalu.
“Jika dia kembali, dia adalah penendang penalti pertama. Tapi, sampai dia kembali, saya yang menjadi penendang pertama,” ujar Szoboszlai.
Ia juga mengungkapkan bahwa Salah memberikan dukungan moral kepadanya.
“Dia akan memberi saya beberapa saran tentang apa yang harus dipikirkan ketika Anda gagal mengeksekusi penalti karena dia juga pernah gagal beberapa kali. Tapi, dia terus melangkah dan melupakan apa yang sudah terjadi,” ungkapnya.
Gagal penalti tersebut melengkapi pekan yang kurang menyenangkan bagi Szoboszlai. Sebelumnya, ia sempat dituding pelatih Barnsley, Conor Hourihane, bersikap tidak hormat dalam kemenangan Liverpool atas tim League One itu di ajang Piala FA. Tuduhan itu muncul setelah kesalahan Szoboszlai yang berujung pada gol hiburan Barnsley.
Namun, sang gelandang membantah anggapan tersebut dan menegaskan insiden itu murni situasi di lapangan.
“Bagi saya pribadi, ini situasi yang sulit. Saya memang melakukan kesalahan saat melawan Barnsley, tetapi menurut saya itu bukan tindakan tidak hormat,” jelasnya.
“Saya akan melakukan hal yang sama melawan Arsenal, City, maupun Chelsea. Saya ingin terus melanjutkan permainan,” tambahnya.
Szoboszlai menegaskan mentalitasnya tidak akan goyah meski menghadapi momen sulit.
Baca juga: Sadio Mane Ungkap Drama Final Piala Afrika: “Lebih Baik Kalah daripada Walk Out”
“Saat melawan Burnley saya gagal mengeksekusi penalti, tetapi saya akan terus melangkah. Saya akan mengambil penalti berikutnya dan saya yakin akan mencetak gol,” tegasnya.

