Ter Stegen Tinggalkan Barcelona untuk Pertama Kali, Gabung Girona hingga Akhir Musim

Denting.id – Untuk pertama kalinya sejak didatangkan Barcelona pada 2014, Marc-Andre ter Stegen akan mengenakan seragam klub lain di Spanyol. Kiper berusia 33 tahun itu resmi bergabung dengan Girona dengan status pinjaman hingga akhir musim ini.

Kepindahan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan panjang ter Stegen di LaLiga. Selama lebih dari satu dekade bersama Barcelona, namanya identik dengan kesuksesan klub, baik di level domestik maupun Eropa, serta menjadi salah satu figur sentral di ruang ganti Blaugrana.

Namun, musim ini tidak berjalan mulus bagi penjaga gawang asal Jerman tersebut. Ter Stegen hanya mencatat satu penampilan bersama Barcelona, yakni saat tampil di ajang Copa del Rey melawan klub divisi tiga, Guadalajara, bulan lalu. Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, posisi kiper utama lebih sering dipercayakan kepada Joan Garcia, membuat ter Stegen kembali harus menepi, situasi yang diperparah dengan masalah kebugaran.

Selain persoalan teknis, dinamika internal klub juga turut memengaruhi keputusannya. Ter Stegen sempat mengalami kebuntuan dengan manajemen Barcelona terkait laporan medis yang perlu ia tandatangani agar klub dapat membuka ruang gaji. Kondisi tersebut membuat masa depannya di Camp Nou semakin tidak pasti.

Sejak direkrut dari Borussia Moenchengladbach pada 2014, ter Stegen telah mengoleksi berbagai prestasi bersama Barcelona, termasuk enam gelar LaLiga dan satu trofi Liga Champions. Menjelang kepindahannya, ia menyampaikan pesan perpisahan emosional melalui media sosial, menegaskan kuatnya ikatan yang terbangun selama hampir 12 tahun.

“Hari ini adalah hari terakhir saya musim ini bersama rekan setim dan staf di Barcelona, dan perasaan saya benar-benar campur aduk. Selama hampir 12 tahun, klub ini, dan terutama ruang ganti ini, telah menjadi rumah saya,” tulis ter Stegen.

Ia juga menambahkan rasa syukur dan kebanggaannya terhadap klub, kota, serta para pendukung. “Saya mencintai klub ini, kota ini, dan wilayah ini. Dukungan Anda selama bertahun-tahun sungguh luar biasa, terima kasih dari hati saya.”

Di Girona, ter Stegen diproyeksikan langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar. Ia disebut berpeluang menggeser kiper Argentina, Paulo Gazzaniga, demi mendapatkan menit bermain reguler yang sangat ia butuhkan.

Aspek tersebut menjadi krusial, terutama dalam konteks tim nasional Jerman. Dalam 15 bulan terakhir, cedera membatasi penampilan ter Stegen, sehingga posisinya di timnas ikut terpengaruh. Saat ia absen, pelatih Julian Nagelsmann mempercayakan peran kiper kepada Oliver Baumann, yang tampil konsisten bersama Hoffenheim dan membawa klubnya bersaing di papan atas Bundesliga.

Situasi di Girona sendiri musim ini juga tidak lepas dari pengaruh Piala Dunia. Sebelumnya, pelatih Michel mengungkapkan bahwa kiper cadangan Dominik Livakovic memilih menolak bermain dan ingin hengkang demi mencari jaminan menit tampil bersama timnas Kroasia.

Baca juga: Audero Clean Sheet, Como 1907 Pesta Gol di Olimpico pada Giornata 21 Serie A

Dalam konteks tersebut, kehadiran Marc-Andre ter Stegen menjadi lapisan baru dalam dinamika Girona musim ini. Bagi sang kiper, ini bukan sekadar kepindahan sementara, melainkan kesempatan penting untuk menentukan masa depan, baik di level klub maupun internasional.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai