Kota Bogor, Denting.id – Di balik seragam pramugari yang dikenakannya, Esther Aprilita Pinarsinta B. Sianipar dikenal oleh keluarganya sebagai sosok yang sangat sederhana dan penuh pengabdian. Dalam prosesi pemakamannya di Bogor, Sabtu (24/1/2026), pihak keluarga mengungkapkan sisi lain almarhumah yang selama ini jauh dari sorotan publik.
Anak yang Mengutamakan Orang Tua
Aryo Sianipar, mewakili pihak keluarga, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat menceritakan karakter Esther. Baginya, Esther bukan sekadar pramugari yang menjalankan tugas, melainkan seorang anak yang menempatkan keluarga sebagai prioritas utama.
“Esther ini adalah sosok yang benar-benar berbakti. Dia sangat memperhatikan orang tua dan peduli pada keluarganya,” tutur Aryo di kediaman duka, Komplek Bukit Rancamaya.
Selain kepeduliannya pada rumah, Esther juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kerohanian. Hal inilah yang membuat kepergiannya terasa sangat kehilangan, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga komunitas tempat ia melayani.
Natal Desember: Kenangan Manis Terakhir
Kepergian yang mendadak ini membuat momen kebersamaan pada bulan Desember lalu menjadi sangat berharga. Aryo menuturkan bahwa pertemuan terakhir keluarga besar terjadi saat perayaan Natal, di mana Esther masih sempat berkumpul dan bercengkerama dengan hangat.
“Kalau komunikasi terakhir, almarhumah Esther masih sempat berkumpul bersama seluruh keluarga besar pada bulan Desember lalu, tepatnya saat acara perayaan Natal,” kenangnya. Momen tersebut kini menjadi memori indah yang akan terus didekap oleh pihak keluarga.
Apresiasi Keluarga terhadap Pemerintah
Meski duka masih menyelimuti, pihak keluarga menyatakan ketabahan mereka. Aryo Sianipar juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang membantu proses kepulangan jenazah Esther hingga sampai ke rumah duka di Bogor.
“Kami dari pihak keluarga sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengurus segala sesuatunya, sehingga almarhumah Esther bisa sampai ke rumah duka dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, terkait teknis identifikasi, Sihar Silalahi yang mendampingi keluarga menegaskan bahwa pihaknya sepenuhnya mempercayakan prosedur tersebut kepada instansi terkait. “Terkait soal identifikasi, itu sepenuhnya merupakan ranah Basarnas. Tugas kami adalah memastikan jenazah kembali ke keluarga dengan baik,” jelas Sihar.
