Kota Bogor, Denting.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor melalui Komisi IV mulai mematangkan kesiapan kota hujan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang. Dalam rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada Rabu, 28 Januari 2026, fokus pembahasan mencakup target prestasi hingga dampak ekonomi dari penggunaan anggaran besar tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menginstruksikan agar perhelatan olahraga bergengsi ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni. Ia menuntut adanya kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peningkatan ekonomi warga lokal.
“Event sebesar Porprov yang menyedot anggaran daerah cukup besar wajib memberikan feedback bagi masyarakat dan PAD. Kami tidak ingin ini sukses prestasi saja, tapi juga harus sukses ekonomi,” tegas Fajar usai memimpin rapat.
Ambisi 120 Medali Emas dan Evaluasi Hibah Mengenai target di lapangan, Komisi IV menyebut kontingen Kota Bogor mematok target optimistis sebanyak 120 medali emas. Kendati demikian, Fajar memberikan catatan serius terkait tertib administrasi, terutama soal mekanisme pertanggungjawaban dana hibah agar dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Pembangunan Fisik: Tribun Stadion Pajajaran dan GOM Bogor Barat Di sisi infrastruktur, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengungkapkan dua megaproyek fisik yang menjadi prioritas di tahun 2026. Proyek tersebut meliputi lanjutan pembangunan Tribun Barat Stadion Pajajaran dengan pagu anggaran Rp31 miliar serta tahap awal pembangunan GOM Bogor Barat senilai Rp29 miliar.
“Untuk GOM Bogor Barat, kami rencanakan masuk tahap lelang pada Maret nanti. Fokus awalnya adalah pematangan lahan dan area lapangan terbuka,” jelas Anas. Ia juga menambahkan telah menjalin kerja sama dengan 27 hotel untuk mendukung kebutuhan akomodasi atlet dengan skema harga khusus dan fasilitas pendukung lainnya.
Kesejahteraan Pegawai Jadi Atensi Khusus Meski pembangunan fisik masif dilakukan, DPRD mengingatkan agar aspek kemanusiaan tidak terlupakan. Anggota Komisi IV, Zakiyatul Fikriyah, melontarkan kritik agar Dispora tetap menjamin kesejahteraan para pegawai yang bertugas di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM).
“Fokus pada infrastruktur jangan sampai membuat kita abai terhadap gaji dan BPJS karyawan GOM. Kesejahteraan SDM adalah kunci keberlanjutan fasilitas tersebut,” tutur Zakiyatul.
Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan GOM di wilayah Tanah Sareal untuk mengakomodasi tingginya minat olahraga masyarakat di sana agar tidak terus menumpuk di GOR Pajajaran.
