KPK Minta Direksi BUMN Asing Segera Laporkan LHKPN, Tingkat Kepatuhan Masih 35,52 Persen

Jakarta, Denting.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta warga negara asing (WNA) yang menjabat sebagai direksi badan usaha milik negara (BUMN) untuk segera menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa status kewarganegaraan tidak menghapus kewajiban pelaporan LHKPN bagi pejabat yang masuk kategori penyelenggara negara.

“Sebagai penyelenggara negara, tetap wajib untuk melaporkan LHKPN-nya,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Budi menjelaskan, apabila para direksi WNA mengalami kesulitan dalam pengisian laporan melalui laman elhkpn.kpk.go.id, mereka dapat langsung berkoordinasi dengan pihak KPK.

“Jika nanti ada kendala dalam pengisiannya, termasuk saat menginput nomor identitasnya pada proses pendaftaran baru, maka dapat langsung berkoordinasi dengan Direktorat LHKPN KPK,” katanya.

Lebih lanjut, KPK mencatat tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN periodik tahun pelaporan 2025 masih relatif rendah. Hingga 31 Januari 2026, angka kepatuhan baru mencapai 35,52 persen.

Menurut Budi, angka tersebut masih perlu ditingkatkan karena pelaporan LHKPN merupakan instrumen penting untuk mendorong transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan negara.

“Capaian tersebut masih perlu ditingkatkan, mengingat kewajiban pelaporan LHKPN merupakan instrumen penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara,” ujarnya.

Salah satu BUMN yang memiliki direksi WNA adalah PT Garuda Indonesia (Persero). Dua pejabat asing yang saat ini menjabat di maskapai pelat merah tersebut yakni Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Balagopal Kunduvara serta Direktur Transformasi Neil Raymond Mills.

Penunjukan keduanya merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Oktober 2025.

Baca juga: KPK Sita Dokumen Proyek dan CSR Terkait Kasus Pemerasan Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

Balagopal Kunduvara sebelumnya menjabat sebagai Divisional Vice President Financial Services di Singapore Airlines pada periode 2021-2025. Sementara itu, Neil Raymond Mills pernah menjabat sebagai Konsultan Penerbangan di NM Aviation Limited pada 2022-2025 dan Chief Procurement Officer sekaligus Head of Transformation di Scandinavian Airlines pada 2024-2025.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai