Bogor, Denting.id – Kota Bogor kembali menjadi rujukan dalam inovasi tata kelola lingkungan. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima kunjungan kerja dari perwakilan pemerintah daerah kawasan Pekalongan Raya, Jawa Tengah, yang terdiri dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang, Jumat (6/2/2026).
Rombongan yang dipimpin oleh para Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru terkait sistem Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah dikembangkan di Kota Hujan.
Sekda Denny Mulyadi menjelaskan bahwa proyek PSEL di Kota Bogor direncanakan beroperasi di dua lokasi strategis. Ia menekankan bahwa keberhasilan proyek ini didorong oleh komitmen kuat pimpinan daerah serta dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui nota kesepahaman (MoU) antarwilayah.
“Kalau dari segi pimpinan sudah jelas, yang belum sepenuhnya adalah teknis-teknis pelaksanaan. Sinergitas administrasi dengan daerah lain sudah kondusif. Harapan Bapak Wali Kota agar PSEL dapat segera dibangun agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ungkap Denny Mulyadi.
Efisiensi Lewat Sistem Digital
Selain memaparkan teknologi PSEL, Denny juga berbagi strategi mengenai operasional lapangan. Pemkot Bogor sangat memperhatikan kelaikan armada pengangkut sampah guna menjamin kelancaran distribusi menuju tempat pengolahan.
Hal menarik lainnya yang dipelajari Pemda Pekalongan Raya adalah implementasi sistem berbasis digital bagi petugas kebersihan dan pengemudi angkutan sampah. Penggunaan teknologi informasi ini diklaim membuat pemantauan volume dan rute sampah menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antar-pemerintah daerah dalam menuntaskan krisis lahan sampah di Indonesia melalui adopsi teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.

