Dedie Rachim: Tradisi Teh Gong Fu Cha Perkaya Keberagaman Budaya Gastronomi Kota Bogor

Bogor, Denting.id – Kota Bogor terus mematangkan persiapan untuk menyabet predikat City of Gastronomy dari UNESCO. Kali ini, penguatan dilakukan melalui pelestarian tradisi legendaris, yakni upacara minum teh ala Tiongkok, Gong Fu Cha, yang telah ada di Kota Hujan sejak tahun 1918.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam acara bertajuk “Back to the Roots” di Teras Geulis 101 Hotel Surya Kencana, Minggu (8/2/2026), menegaskan bahwa kekuatan gastronomi bukan hanya soal makanan, melainkan narasi sejarah di baliknya.

“Setelah sebelumnya mendapatkan predikat sebagai Kota Seni dan Pertunjukan, kini kami ingin menguatkan Kota Bogor dari sisi narasi, seni, dan budaya di bidang kuliner. Tradisi Gong Fu Cha ini menambah nilai keberagaman kekayaan kita,” ujar Dedie Rachim.

Filosofi di Balik Secangkir Teh

Upacara ini dipandu langsung oleh Tea Master Vincent, keturunan dari Oey Kim San—tokoh yang membawa tradisi ini ke Bogor lebih dari seabad lalu. Gong Fu Cha sendiri bermakna menyeduh teh dengan perhatian, ketekunan, dan seni.

Dedie menilai, di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, tradisi ini menawarkan ketenangan dan nilai filosofis yang tinggi. Menurutnya, esensi utama dari Gong Fu Cha bukanlah pada harga teh yang mahal, melainkan pada kebersamaan yang terbangun saat menyeduh dan menikmatinya.

“Hal menarik dari tradisi ini adalah esensi kebersamaan yang dapat mempererat tali silaturahmi. Ini adalah bagian dari identitas budaya yang harus kita tunjukkan kepada dunia,” tambahnya.

Langkah Menuju UNESCO

Dengan memasukkan tradisi minum teh historis seperti Gong Fu Cha ke dalam profil kota, Pemkot Bogor berharap aspek “sejarah pangan” (food heritage) mereka semakin solid di mata tim penilai UNESCO.

Kehadiran elemen-elemen budaya seperti ini diharapkan mampu menjadikan Bogor sebagai destinasi wisata gastronomi yang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga pengalaman budaya yang mendalam bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai