Jakarta, denting.id – Pemerintah bersiap melibatkan ribuan aparatur sipil negara dalam sistem pertahanan negara. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan, pendidikan dasar komponen cadangan (komcad) bagi 4.000 ASN direncanakan mulai digelar pada April 2026.
Kepastian itu disampaikan Donny saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa. Ia menyebut program tersebut kemungkinan dimulai pada akhir April.
“April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti, mungkin di akhir bulan depan,” ujar Donny.
Ia menjelaskan, ribuan ASN yang akan mengikuti pendidikan komcad tersebut berasal dari berbagai kementerian dan lembaga. Nama-nama peserta nantinya diusulkan oleh masing-masing instansi untuk kemudian diseleksi sesuai persyaratan.
“Nanti akan kita seleksi. Kalau memenuhi syarat, baru kita mulai programnya,” tuturnya.
Donny menegaskan, pelibatan ASN dalam program komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan semesta, di mana seluruh komponen bangsa ikut berperan dalam menjaga kedaulatan negara. Ia juga memastikan program ini tidak akan mengganggu tugas utama para ASN.
“Pelatihannya hanya sekitar dua bulan. Setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada konflik dengan pekerjaan mereka,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa sebanyak 4.000 ASN kementerian dan lembaga di Jakarta akan dilibatkan sebagai komcad pada semester pertama 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam kegiatan retreat di Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1).
“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih. Untuk tahap awal ini dipusatkan di kementerian dan lembaga di Jakarta, sekitar 4.000 orang,” kata Sjafrie.
Ia menjelaskan, ASN yang berusia 18 hingga 35 tahun akan mengikuti berbagai pelatihan dasar militer sebagai upaya menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air. Setelah pelatihan selesai, para peserta akan kembali ke instansi masing-masing untuk melanjutkan pengabdian kepada negara.
Pemerintah berharap, program komcad ini mampu memperkuat semangat bela negara serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui ASN yang berjiwa nasionalis dan disiplin.

