Denting.id – Cristiano Ronaldo dipastikan siap kembali memperkuat Al Nassr setelah sempat absen dalam dua pertandingan. Drama yang melibatkan megabintang asal Portugal itu dengan Public Investment Fund (PIF) dikabarkan telah berakhir.
Dilaporkan ESPN, Ronaldo sebelumnya merasa tidak puas dengan kebijakan PIF selaku pemegang saham mayoritas beberapa klub besar Arab Saudi, termasuk Al Nassr, Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli. CR7 menilai Al Nassr tidak mendapatkan dukungan dana yang cukup untuk mendatangkan pemain pada bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Situasi tersebut semakin memanas setelah Al Hilal berhasil mendatangkan Karim Benzema dari Al Ittihad. Kedatangan striker asal Prancis itu memperkuat posisi Al Hilal yang saat ini memimpin klasemen Saudi Pro League.
Ketidakpuasan Ronaldo membuatnya sempat absen dalam dua pertandingan Al Nassr. Meski tanpa sang bintang, Al Nassr tetap meraih hasil positif dengan mengalahkan Al Riyadh 1-0 serta menundukkan Al Ittihad 2-0.
Rumor pun sempat beredar bahwa Al Nassr siap melepas Ronaldo pada bursa transfer musim panas mendatang. Bahkan, pemerintah Arab Saudi disebut tidak senang dengan sikap Ronaldo yang sudah menerima bayaran sangat tinggi.
Namun, situasi kini berangsur membaik setelah pihak PIF menggelar pertemuan langsung dengan Ronaldo. Dalam pertemuan tersebut, pemain berusia 41 tahun itu sepakat kembali bermain setelah sejumlah tuntutannya dipenuhi.
Salah satu tuntutan Ronaldo adalah mengembalikan otonomi manajemen klub kepada para eksekutif puncak Al Nassr. Selain itu, Ronaldo juga meminta klub segera membayar tunggakan gaji beberapa rekan setimnya.
Setelah kesepakatan tercapai, Direktur Olahraga Al Nassr Simao Coutinho dan CEO Jose Semedo kembali menjalankan tugasnya. Keduanya sebelumnya sempat diskors oleh PIF menyusul aksi mogok bermain Ronaldo.
Sepanjang musim ini, Ronaldo telah tampil dalam 22 pertandingan bersama Al Nassr dengan catatan 18 gol dan tiga assist. Al Nassr saat ini berada di posisi kedua klasemen Saudi Pro League, hanya terpaut satu poin dari Al Hilal yang memimpin.
Sebelumnya, pihak Saudi Pro League juga sempat memberikan pernyataan terkait aksi mogok Ronaldo. Mereka menegaskan bahwa setiap klub di liga beroperasi secara independen.
“Saudi Pro League terstruktur berdasarkan prinsip sederhana, setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan yang sama,” tulis pernyataan resmi liga.
Baca juga: Arsenal Hajar Sunderland 3-0, Kokoh di Puncak Klasemen Premier League
“Setiap klub memiliki dewan pengurus, eksekutif, dan kepemimpinan sepakbola sendiri. Keputusan mengenai perekrutan, pengeluaran, dan strategi berada di tangan klub masing-masing dalam kerangka keuangan yang dirancang untuk menjaga keberlanjutan dan keseimbangan kompetisi,” lanjut pernyataan tersebut.

