Kronologi Detik Detik Angin Terjang Kawasan Pakansari

Bogor, Denting.id – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Kamis siang (12/2), menyebabkan sejumlah fasilitas olahraga mengalami kerusakan.

Peristiwa terjadi saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan angin kencang berputar di sekitar area stadion.

Angin tersebut mengakibatkan sejumlah penutup atap terlepas dan beterbangan.

Bagian atap yang paling banyak terdampak berada di area gate 4 dan gate 5, serta sebagian di gate 6.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan, mengatakan tidak seluruh bagian stadion mengalami kerusakan.

Namun, beberapa titik mengalami lubang akibat atap yang terangkat angin.

“Yang terbang paling banyak di gate 4 dan gate 5, ada juga di gate 6, tapi tidak semuanya. Ada beberapa bagian yang berlubang,” ujar Asnan.

Selain stadion utama, dampak angin kencang juga merusak sejumlah venue olahraga lain di dalam kompleks Pakansari.

Petugas pengamanan melaporkan atap venue laga tangkas jebol saat kejadian. Arena tenis juga tercatat mengalami kerusakan.

“Tadi juga ada laporan dari petugas pengamanan bahwa di venue laga tangkas atapnya jebol. Saat ini semuanya sedang kami inventarisir,” katanya.

Setelah kejadian, Dispora Kabupaten Bogor langsung melakukan pengecekan menyeluruh untuk mendata tingkat kerusakan.

Petugas juga melakukan pengamanan dan pembersihan material bangunan yang jatuh, terutama plafon yang jebol, guna mencegah potensi bahaya lanjutan.

“Setelah pengecekan, kami langsung lakukan pembersihan supaya aman dan tidak membahayakan,” ujar Asnan.

Meski sejumlah fasilitas rusak, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Saat kejadian, beberapa venue diketahui tengah digunakan untuk persiapan kegiatan, namun hanya peralatan pertandingan yang terdampak angin.

Dispora Kabupaten Bogor menyatakan akan melanjutkan pendataan kerusakan sebagai dasar penanganan lanjutan serta memastikan seluruh fasilitas olahraga di kawasan Pakansari aman sebelum kembali digunakan.

Mungkin Anda Menyukai