Pernyataan Ratcliffe Bikin Ruang Ganti Manchester United Memanas

Denting.id – Pernyataan kontroversial co-owner Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, menuai reaksi keras tidak hanya dari publik Inggris, tetapi juga dari internal klub. Sejumlah pemain Setan Merah dilaporkan merasa kecewa dan tersinggung atas komentarnya yang menyebut Inggris telah “dijajah oleh imigran”.

Salah satu pemain senior Manchester United bahkan dikabarkan mengaku tidak memiliki kata-kata untuk merespons pernyataan tersebut. Sumber lain yang dekat dengan skuad utama menyebut Ratcliffe memiliki banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan atas ucapannya.

Ratcliffe sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf pada Kamis. Namun, polemik telanjur meluas dan memicu perdebatan nasional. Pernyataan Ratcliffe dianggap sensitif, terlebih mengingat komposisi skuad Manchester United yang dihuni banyak pemain dari berbagai latar belakang negara.

Dari total skuad utama, terdapat banyak pemain non-Inggris. Salah satunya adalah gelandang muda timnas Inggris, Kobbie Mainoo, yang memiliki garis keturunan Ghana. Kondisi tersebut membuat komentar Ratcliffe dinilai bertolak belakang dengan semangat keberagaman yang selama ini digaungkan sepak bola Inggris.

Kontroversi ini bukan kali pertama Ratcliffe menimbulkan ketidaknyamanan di internal klub. Pada tahun sebelumnya, ia sempat menyebut beberapa pemain sebagai “warisan” dari rezim manajemen sebelumnya. Nama-nama seperti Jadon Sancho, Antony, Casemiro, Andre Onana, dan Rasmus Hojlund sempat disebut sebagai pemain yang “diwarisi”.

Sumber internal klub menyebut Casemiro merasa tidak dihargai atas komentar tersebut. Kini, sejumlah pemain yang disebutkan memang telah meninggalkan atau diproyeksikan meninggalkan Old Trafford dalam waktu dekat.

Casemiro dijadwalkan hengkang pada Juni mendatang. Sementara itu, Antony dan Sancho sudah dilepas klub. Hojlund saat ini menjalani masa peminjaman dengan opsi pembelian permanen, sedangkan Onana juga tengah menjalani masa peminjaman.

Meski Ratcliffe diketahui tidak terlalu sering berinteraksi langsung dengan pemain, ia biasanya menyempatkan diri menyapa skuad saat berkunjung ke pusat latihan Carrington Training Centre. Namun, pernyataan terbarunya diyakini memperlebar jarak antara manajemen dan ruang ganti tim.

Menanggapi polemik yang berkembang, Manchester United merilis pernyataan resmi yang menegaskan komitmen klub terhadap nilai keberagaman dan inklusivitas. Menariknya, pernyataan tersebut tidak menyebut nama Ratcliffe maupun secara langsung merujuk pada komentarnya.

Dalam pernyataan tersebut, klub menegaskan bahwa Manchester United merupakan institusi yang mencerminkan keberagaman kota Manchester. Klub juga menegaskan nilai kesetaraan telah menjadi bagian dari budaya mereka sejak meluncurkan kampanye kesetaraan pada 2016.

Baca juga: Manchester United Tumbangkan Fulham 3-2, Carrick Puji Mentalitas Setan Merah

Selain itu, Manchester United juga menyoroti keterlibatan mereka dalam berbagai kampanye sosial, termasuk isu kesehatan mental, gerakan antirasisme, hingga kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan.

Mungkin Anda Menyukai