Yantie Rachim: Keluarga Sejahtera Adalah Fondasi Utama Pembangunan Kota Bogor

Bogor, Denting.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menekankan bahwa ketahanan ekonomi dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Aula Kantor TP PKK Kota Bogor, Jalan Semboja, Jumat (13/2/2026).

Yantie menegaskan bahwa UP2K bukan sekadar program rutin, melainkan bagian strategis untuk menciptakan kemandirian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Sebagai salah satu dari 10 Program Pokok PKK, UP2K difokuskan untuk memicu kreativitas dan daya juang keluarga dalam mengembangkan usaha produktif. Yantie menilai, di tengah dinamika ekonomi saat ini, kemampuan keluarga untuk menghasilkan pendapatan tambahan menjadi sangat krusial.

“UP2K tidak hanya berbicara tentang usaha kecil semata, tetapi tentang kemandirian, kreativitas, dan daya juang dalam meningkatkan kesejahteraan,” ujar Yantie Rachim di hadapan para kader dan pelaku usaha mikro.

Lebih lanjut, Yantie menjelaskan bahwa kemandirian ekonomi keluarga akan berdampak linear pada kemajuan daerah. Keluarga yang tangguh secara finansial akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global, yang pada gilirannya memperkuat posisi Kota Bogor sebagai kota yang berdaya saing.

“Keluarga yang memiliki penghasilan tambahan dan usaha produktif akan lebih tangguh menghadapi tantangan dalam perekonomian, dan pada akhirnya keluarga yang sejahtera adalah fondasi utama dalam pembangunan daerah,” ucapnya menambahkan.

Dalam kegiatan yang juga menghadirkan narasumber dari Account Officer UMKM Bank BJB, Leman Darmawan, para peserta dibekali materi mengenai pengembangan usaha dan akses permodalan. Yantie berharap momentum bimbingan teknis ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring antar pelaku usaha di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Ia meminta seluruh peserta aktif berdiskusi agar hambatan di lapangan dapat ditemukan solusinya bersama para ahli. “Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk belajar dan berjejaring,” pungkas Yantie Rachim.

Melalui penguatan UP2K ini, TP PKK Kota Bogor berkomitmen untuk terus mendampingi para kader agar mampu mengubah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sehingga ekonomi kerakyatan di Kota Bogor dapat tumbuh lebih inklusif dari tingkat rumah tangga.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai