Bogor, Denitng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan terobosan baru dalam pemeliharaan infrastruktur dengan menerapkan metode mekanis untuk pertama kalinya pada proyek perbaikan Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Bogor Barat. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turun langsung memantau pengerjaan proyek tersebut guna memastikan standar kualitas konstruksi jalan di wilayah tersebut meningkat signifikan dibanding sebelumnya, Sabtu (14/2/2026).
Penerapan metode mekanis ini merupakan teknik perawatan jalan modern yang sepenuhnya mengandalkan alat berat canggih, seperti motor grader, road roller, hingga asphalt finisher. Penggunaan teknologi ini memungkinkan proses pemerataan, pembentukan, serta pemadatan material aspal dilakukan secara lebih presisi dan efisien dibandingkan dengan metode konvensional atau manual yang selama ini jamak dilakukan.
“Pelapisan jalan dengan metode mekanis ini dilakukan agar kualitas jalan terjaga dengan baik. Prosesnya menggunakan alat berat, sehingga hasilnya lebih rata dan padat dibandingkan metode manual,” jelas Dedie Rachim di sela-sela peninjauannya.
Dedie menegaskan bahwa pemilihan metode ini merupakan komitmen Pemkot Bogor untuk memberikan hasil infrastruktur yang tahan lama bagi masyarakat, khususnya di kawasan padat lalu lintas seperti Bogor Barat.
Proyek perbaikan jalan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan Mei 2026 mendatang. Durasi pengerjaan tersebut disesuaikan dengan alur pengadaan material di lapangan, termasuk ketersediaan agregat dan aspal hotmix yang harus memenuhi standar teknis.
Dedie juga mengimbau warga sekitar dan pengguna jalan untuk bersabar serta mematuhi arahan petugas selama pengerjaan berlangsung demi kelancaran proyek dan keselamatan bersama.
Melalui langkah inovatif ini, Pemkot Bogor berharap Jalan Letjen Ibrahim Adjie tidak hanya sekadar nyaman dilalui, tetapi juga memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap beban kendaraan dan cuaca ekstrem.
Infrastruktur jalan yang mumpuni diyakini akan menjadi katalisator utama dalam mendukung mobilitas serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat di wilayah Bogor Barat secara lebih masif.

