Ramadan 2026 Hadirkan Kisah Inspiratif Bintang Sepak Bola Dunia

Denting.id – Ramadan setiap tahunnya menjadi sorotan dunia sepak bola. Pada Ramadan 2026, sejumlah pemain bintang papan atas kembali menunjukkan komitmen mereka menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal kompetisi yang padat dan tuntutan fisik yang tinggi.

Fenomena ini membuktikan bahwa dedikasi terhadap keyakinan spiritual dapat berjalan selaras dengan profesionalisme atlet di level tertinggi. Di dunia sepak bola modern, nutrisi dan hidrasi merupakan faktor utama dalam menjaga performa. Namun, para pemain Muslim ini mampu menyeimbangkan keduanya tanpa mengurangi kontribusi di lapangan hijau.

Nama-nama besar seperti Mohamed Salah, Karim Benzema, hingga talenta muda Lamine Yamal menjadi pusat perhatian media karena konsistensi mereka menjaga kebugaran sembari berpantang makan dan minum dari terbit hingga terbenam matahari.

Mohamed Salah bersama Liverpool F.C. kembali menjadi perbincangan di Premier League. Ia tetap menjadi tumpuan lini serang The Reds meski menjalani puasa, menunjukkan kekuatan fisik dan mental yang terjaga dengan baik.

Sementara itu, di Saudi Pro League, Karim Benzema yang kini membela Al-Hilal serta Sadio Mane bersama Al-Nassr juga menunjukkan komitmen serupa. Benzema menegaskan bahwa puasa membantunya meningkatkan fokus dan melatih kekuatan mental, sedangkan Mane tetap aktif dalam kegiatan sosial, termasuk pembangunan masjid di Senegal di sela jadwal pertandingan yang padat.

Di lini pertahanan dan tengah, nama N’Golo Kante yang kini memperkuat Fenerbahce S.K., serta Antonio Rudiger dari Real Madrid juga masuk dalam daftar pemain yang berpuasa pada Ramadan tahun ini. Kante dikenal disiplin dalam mengatur pola makan dan hidrasi saat waktu berbuka agar tetap prima menjalankan perannya sebagai gelandang pekerja keras.

Rudiger pun memperlihatkan sisi religiusnya dengan meningkatkan intensitas ibadah, seperti rutin membaca Al-Qur’an dan menjalankan salat malam, tanpa mengurangi determinasi di kompetisi elite Eropa.

Kejutan datang dari FC Barcelona melalui wonderkid muda Lamine Yamal. Meski usianya masih sangat muda, Yamal tetap menjalankan puasa di tengah sesi latihan berat dan jadwal pertandingan kompetitif La Liga.

Keterlibatan Yamal mempertegas bahwa generasi baru pesepak bola Muslim tetap memegang teguh nilai spiritualitas mereka. Batasan usia maupun tekanan kompetisi besar tidak menjadi penghalang untuk menunaikan kewajiban agama.

Baca juga: Galatasaray Hajar Juventus 5-2, Gabriel Sara Bersinar dan Kartu Merah Cabal Jadi Titik Balik

Ramadan 2026 kembali menghadirkan kisah inspiratif dari lapangan hijau: bahwa kekuatan mental, disiplin diri, dan keyakinan spiritual mampu berjalan beriringan dengan profesionalisme di panggung sepak bola dunia.

Mungkin Anda Menyukai