Bojan Hodak Ubah Pola Latihan Persib Selama Ramadan

Denting.id – Persib Bandung kembali menggeser jadwal latihan ke malam hari selama bulan Ramadan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada Kamis (19/2/2026), bertepatan dengan hari pertama Ramadan 1447 H.

Agenda latihan malam ini menjadi bagian dari persiapan Maung Bandung menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-22 Super League Indonesia musim 2025/2026.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa latihan malam bukan hal baru bagi timnya. Ia menyebut para pemain hanya perlu menyesuaikan pola istirahat, terutama bagi yang menjalankan ibadah puasa.

“Ini normal, kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup. Jadi mereka bisa tidur lebih lama pada pagi hari dan berlatih di malam hari sehingga tetap bisa beribadah dengan normal,” ujar Bojan saat diwawancarai di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (19/2/2026).

Separuh skuad Persib diketahui beragama Islam dan menjalankan puasa Ramadan. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memilih menggelar latihan setelah waktu berbuka agar para pemain dapat beraktivitas dalam kondisi prima.

Menurut Bojan, memaksakan latihan pada sore atau siang hari berisiko terhadap kondisi fisik pemain karena potensi kekurangan cairan saat menjalani aktivitas dengan intensitas tinggi.

“Karena jika kami menggelar latihan di siang hari, intensitasnya tidak bisa penuh dan tentu saja dampaknya di pertandingan tidak akan bagus,” jelasnya.

Dengan sesi latihan yang dimulai pukul 20.30 WIB, Bojan dapat mempertahankan intensitas penuh tanpa perlu mengurangi beban latihan. Para pemain pun sudah dalam kondisi terhidrasi dan memiliki asupan energi yang cukup setelah berbuka puasa.

Kebijakan latihan malam ini bukan pertama kalinya diterapkan. Sejak musim 2023/2024, Bojan konsisten memberlakukan metode serupa setiap Ramadan. Musim ini menjadi tahun ketiga ia menjalankan pola tersebut bersama Persib.

Baca juga: Pekan ke-22 BRI Super League Digelar Malam Hari, Kick-off Disesuaikan Awal Ramadan 1447 H

“Tidak, semuanya sama, intensitasnya sama dan ini sudah kami berlakukan dalam dua tahun terakhir. Ini menjadi tahun ketiga dan saya selalu melakukan ini saat melatih klub di kawasan ini (Asia Tenggara),” pungkas pelatih asal Kroasia tersebut.

Mungkin Anda Menyukai