Denting.id – Memasuki Ramadan 2026, sejumlah pesepak bola Muslim tetap menjalankan ibadah puasa meski harus tampil di level tertinggi kompetisi dunia. Jadwal padat, tekanan pertandingan, hingga tuntutan performa tak menghalangi komitmen spiritual mereka.
Bahkan, kompetisi seperti Premier League memberikan toleransi berupa jeda singkat saat pertandingan berlangsung agar pemain dapat berbuka puasa di tepi lapangan. Berikut empat bintang dunia yang tetap berpuasa di tengah kerasnya persaingan sepak bola profesional:
1. Mohamed Salah (Liverpool)
Penyerang andalan Liverpool ini dikenal konsisten menjalankan puasa sejak awal kariernya di Eropa. Salah pernah mencuri perhatian publik ketika berbuka puasa di tengah pertandingan final UEFA Champions League Final beberapa tahun lalu.
Di Ramadan 2026, performanya tetap tajam dan ia terus menjadi tumpuan The Reds dalam perburuan gelar di berbagai ajang.
2. Karim Benzema (Al Hilal)
Setelah melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al Hilal, Benzema menjalani Ramadan dalam lingkungan yang mayoritas Muslim. Mantan striker Real Madrid tersebut tetap menjaga ibadah puasanya sembari memimpin lini depan klubnya.
Ramadan tahun ini terasa spesial karena ia menjalani musim baru dan beradaptasi dengan atmosfer kompetisi yang berbeda.
3. Sadio Mane (Al Nassr)
Dikenal sebagai sosok religius, Mané tak pernah absen menjalankan puasa meski jadwal pertandingan padat. Ia juga pernah terlihat berbuka di pinggir lapangan saat final Liga Champions beberapa tahun silam.
Bersama Al Nassr, Mané diharapkan mampu membawa timnya bersaing dalam perebutan gelar pada musim ini.
4. N’Golo Kante (Fenerbahçe)
Gelandang pekerja keras yang kini membela Fenerbahce ini dikenal rendah hati dan disiplin dalam beribadah. Bermain di Turki yang memiliki populasi Muslim besar membuat suasana Ramadan terasa lebih khusyuk.
Meski berpuasa, kontribusi Kanté di lini tengah tetap konsisten dengan energi dan determinasi yang menjadi ciri khasnya.
Baca juga: Barcelona Siapkan Program Khusus Ramadan untuk Lamine Yamal Jaga Performa Tetap Prima
Komitmen para pemain ini menunjukkan bahwa profesionalisme dan spiritualitas dapat berjalan beriringan, bahkan di tengah ketatnya kompetisi sepak bola dunia.





