Bandung, denting.id – Dinamika di tubuh PPP kembali menjadi sorotan. Dalam Safari Ramadhan di Tasikmalaya, jajaran petinggi PPP menerima masukan keras dari ulama Jawa Barat agar partai berlambang Ka’bah itu kembali mengedepankan musyawarah dan nilai-nilai Islam.
Wakil Ketua Umum DPP PPP Agus Suparmanto mengungkapkan pesan tersebut datang langsung dari pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda, KH Asep Ahmad Maoshul Affandy. “Saya merasa prihatin dengan situasi PPP akhir-akhir ini. Kebijakan DPP tidak mencerminkan cara-cara yang islami, sudah melenceng dari prinsip musyawarah. Tradisi pecat memecat kader harus diakhiri,” Minggu (22/02/2026).
Ulama yang akrab disapa Eyang Asep itu menilai PPP perlu melakukan pembenahan internal. Ia menyoroti adanya jarak antara pengurus pusat dan para kiai, yang dinilai membuat ruh musyawarah dalam tubuh PPP kian memudar.
Menurut Asep, PPP memiliki tanggung jawab moral untuk kembali ke Senayan pada Pemilu 2029 sebagai pengemban amanat ulama. Ia juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren Miftahul Huda di Manonjaya, Tasikmalaya, bisa menjadi salah satu lumbung suara bagi PPP, mengingat kontribusi alumni pesantren tersebut cukup signifikan di Jawa Barat.
“Wajib bagi kita untuk menjaga partai warisan ulama ini,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Agus Suparmanto menegaskan bahwa kunjungan Safari Ramadhan tersebut menjadi momentum mempererat kembali hubungan antara PPP dan para ulama. Ia menyebut restu ulama sebagai fondasi utama kebangkitan PPP.
“PPP ini partai legendaris yang sudah berusia 53 tahun berkat perjuangan para alim ulama. Jika PPP ingin bangkit kembali, maka harus dimulai dengan doa dan restu para alim ulama,” ucapnya.
Selepas dari Manonjaya, rombongan PPP melanjutkan Safari Ramadhan ke Pondok Pesantren Cipasung untuk bersilaturahmi dengan KH Ubaidillah Ruhiat. Dalam pertemuan itu, doa dan harapan agar PPP tetap istiqomah memperjuangkan aspirasi umat Islam kembali ditegaskan.
Kegiatan tersebut turut didampingi Plt Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saeful Hidayat beserta sejumlah fungsionaris pusat. Rangkaian Safari Ramadhan PPP dijadwalkan terus berlanjut ke sejumlah pesantren besar di Bandung sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan basis ulama.

