Jakarta, denting.id – Anggapan bahwa produk susu selalu menjadi musuh jantung ternyata tidak sepenuhnya benar. Sejumlah dokter spesialis kardiologi justru menyebut beberapa olahan susu bisa membantu menjaga kesehatan jantung jika dikonsumsi secara tepat dan tidak berlebihan.
“Produk susu mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang bermanfaat bagi tulang, otot, dan juga jantung,” ujar Renato Apolito dari Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center seperti dikutip dari EatingWell.
Pandangan serupa disampaikan Carlos El-Tallawi dari Houston Methodist. Ia menjelaskan bahwa berbagai studi besar menunjukkan susu rendah lemak maupun lemak penuh tidak otomatis meningkatkan risiko penyakit jantung selama dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Berikut tiga produk olahan susu yang dinilai baik untuk jantung:
1. Yogurt
Yogurt merupakan produk fermentasi yang kaya probiotik. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan usus, mengontrol kadar kolesterol, serta mendukung kestabilan gula darah yang berdampak pada kesehatan jantung.
Pilihan seperti Greek yogurt atau skyr mengandung protein lebih tinggi dan membuat kenyang lebih lama. Para ahli menyarankan memilih yogurt tanpa tambahan gula agar manfaatnya bagi jantung lebih optimal.
2. Kefir
Kefir adalah minuman susu fermentasi dengan rasa asam ringan dan tekstur lebih kental dari susu biasa. Probiotik dalam kefir membantu menyeimbangkan mikrobioma usus serta menekan peradangan kronis yang berkaitan dengan penyakit jantung.
Sejumlah penelitian menunjukkan kefir dapat membantu menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan kolesterol LDL (jahat), sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (baik) demi kesehatan jantung.
3. Keju
Meski mengandung lemak jenuh, penelitian terbaru menyebut keju tidak selalu berdampak buruk bagi jantung. Bahkan, beberapa studi menemukan konsumsi keju dalam jumlah moderat berkaitan dengan risiko kardiovaskular yang lebih rendah atau netral.
Para ahli menduga proses fermentasi serta komponen unik dalam keju dapat mengurangi efek negatif lemak jenuh terhadap jantung. Meski demikian, konsumsi mentega, krim, dan produk tinggi lemak tetap perlu dibatasi karena dapat memengaruhi profil kolesterol.
Para kardiolog menekankan, menjaga jantung bukan berarti menghindari semua produk susu, melainkan memilih jenis yang tepat dan mengatur porsi. Dengan pola makan seimbang yang kaya buah, sayur, biji-bijian utuh, serta protein tanpa lemak, produk susu tetap bisa menjadi sahabat jantung.

