Denting.id – Bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, tengah menjalani babak baru dalam kariernya. Pada bursa transfer Januari 2026, pemain berusia 27 tahun itu resmi menerima pinangan Persija Jakarta, menjadikannya klub Indonesia pertama yang ia bela setelah sebelumnya selalu berkarier di luar negeri.
Salah satu pengalaman baru yang dirasakan Shayne adalah tampil di kompetisi BRI Super League 2025/2026 di tengah suasana Ramadan. Ia mengaku merasakan perbedaan atmosfer kompetisi dibandingkan dengan liga-liga yang pernah diikutinya.
Selama Ramadan, jadwal pertandingan mengalami penyesuaian. Tidak ada laga yang digelar pada sore hari, melainkan seluruh pertandingan dimulai pada pukul 20.30 atau 21.00 WIB.
“Ini pertama kalinya saya bermain di Indonesia. Laganya dimundurkan jadi 20.30, jadi itu berbeda,” ujar Shayne.
Tak hanya soal jadwal, Pattynama juga mengaku kagum dengan kedisiplinan para pemain yang tetap menjalani latihan dan pertandingan meski sedang berpuasa. Di Indonesia, rata-rata durasi puasa berlangsung sekitar 12 hingga 13 jam tanpa asupan makanan dan minuman.
“Saya telah berkata di wawancara sebelumnya jika saya melihat dari dekat bagaimana para pemain melakukannya saat Ramadan dan juga betapa disiplinnya mereka,” jelasnya.
Meski menikmati pengalaman barunya, Shayne tetap memiliki target pribadi bersama Persija, yakni mendapatkan menit bermain secara reguler. Namun, setelah sekitar sebulan berada di Jakarta, kesempatan tersebut belum sepenuhnya ia dapatkan.
Ia harus bersaing ketat dengan bek muda berbakat, Dony Tri Pamungkas, yang sejauh ini masih menjadi pilihan utama di sektor bek kiri Persija. Dony dinilai mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan performa yang konsisten.
Baca juga:
Persaingan di posisi bek kiri pun menjadi tantangan tersendiri bagi Shayne Pattynama dalam usahanya mengamankan tempat utama di skuad Macan Kemayoran.

