Kepala BGN Sampaikan Pesan Prabowo: Pegang Teguh Integritas dan Jangan Korupsi di Program MBG

Jakarta, Denting.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh jajaran tetap memegang teguh integritas dan menghindari praktik korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pesan tersebut disampaikan Dadan saat sosialisasi regulasi kepegawaian di lingkungan BGN, Sabtu (28/2/2026). Ia menegaskan, dua prinsip yang dititipkan Presiden bukan sekadar pesan personal, melainkan nilai dasar yang harus diinternalisasi seluruh pegawai, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Sebelum saya bergabung dengan Pak Presiden Subianto, saya hanya diberi pesan dua dan saya kira ini relevan untuk Anda semua yang membantu saya. Pak Presiden hanya menitipkan dua hal, satu merah putih di dada dan tidak boleh korupsi,” kata Dadan dikutip dari keterangan pers.

Menurutnya, setiap pegawai harus menjaga semangat nasionalisme serta menjunjung tinggi kejujuran dalam menjalankan tugas, terutama karena BGN memiliki kewenangan besar melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di berbagai daerah.

“Jadi mohon Anda semua, karena menjadi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) memiliki kewenangan di daerah,” ujarnya.

Dadan mengingatkan agar kewenangan tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun keuntungan sesaat. Ia menekankan pentingnya berpikir jangka panjang dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan individu.

“Jangan gunakan kewenangan itu untuk mengambil keuntungan sesaat, kita harus berpikir jangka panjang,” tegasnya.

Baca juga: Seskab Teddy Tegaskan Anggaran MBG Disepakati DPR, Bantah Kurangi Dana Pendidikan

Lebih lanjut, Dadan juga meminta jajaran pimpinan, termasuk Kepala Biro SDMO dan Sekretaris Utama BGN, untuk bertindak tegas apabila terdapat indikasi penyimpangan sekecil apa pun. Ia menilai masih banyak masyarakat yang ingin berkontribusi di BGN, sehingga tidak ada alasan mempertahankan pegawai yang terbukti bermain curang.

“Jangan ragu-ragu kalau ada yang tercium bermain kecil saja, saya kira buang saja karena masih banyak orang yang mau,” tandasnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai