BOGOR Denting.id – Suasana tenang di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Tengah, mendadak mencekam pada Kamis malam (05/03/2026). Kebakaran hebat melanda area pemukiman warga sekitar pukul 19:25 WIB, yang menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah tinggal. Laporan peristiwa ini pertama kali disampaikan oleh Ahmad Sofian selaku Ketua RT setempat kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor.
Berdasarkan kronologi sementara, api diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas di kediaman milik Bapak Jejeh. Naasnya, saat kebocoran terjadi, pemilik rumah dikabarkan sedang tertidur sehingga api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan pada pukul 19:30 WIB dan langsung mengerahkan personel dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, serta Pos Cibuluh menuju lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengonfirmasi detail penanganan tersebut.
“Kami menerima laporan kebakaran di Jalan Babakan Sirna pada pukul 19:30 WIB. Diduga kuat api berasal dari kebocoran tabung gas saat pemilik rumah sedang tertidur. Sebanyak tiga unit rumah terdampak, dan dengan berat hati kami sampaikan bahwa terdapat satu korban jiwa, yakni seorang balita berusia 1,4 tahun, serta dua warga lainnya mengalami luka bakar yang kini sudah dievakuasi ke RS PMI Bogor,” ujar M. Ade Nugraha.
Respon cepat petugas membuahkan hasil dengan tibanya armada di lokasi hanya dalam waktu 10 menit. Sebanyak lima unit kendaraan operasional, termasuk Unit 01, 811, 821, Unit Bankeu, dan tim Rescue dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih 20 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20:00 WIB.
M. Ade Nugraha menambahkan bahwa kecepatan personel di lapangan sangat krusial mengingat lokasi yang berada di kawasan pemukiman.
“Setelah menerima informasi dari Ketua RT setempat, tim dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos Cibuluh langsung bergerak. Personel tiba di lokasi dalam waktu 10 menit dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam durasi 20 menit. Kami mengerahkan lima unit kendaraan, termasuk unit rescue, untuk memastikan api tidak merembet lebih luas,” tambahnya.
Meski api berhasil dikuasai dalam waktu singkat, musibah ini menyisakan duka mendalam dengan adanya korban jiwa yakni ananda Zaki (1,4 tahun), serta korban luka bakar Ratna Julianti dan Saud Marpaung. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta. Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa peralatan dapur secara rutin, terutama regulator gas, guna menghindari tragedi serupa di masa mendatang.
