Teheran, denting.id – Rudal kembali menjadi sorotan setelah Iran melancarkan gelombang serangan ke-22 ke wilayah Israel dalam rangkaian Operasi True Promise 4. Dalam serangan terbaru ini, rudal canggih Iran seperti Khorramshahr-4, Kheibar, hingga Fattah diluncurkan secara bersamaan dan diarahkan menuju sejumlah target strategis di Israel.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan peluncuran rudal tersebut merupakan bagian dari operasi militer berkelanjutan. “Gelombang serangan ke-22 dalam Operasi True Promise 4 melibatkan peluncuran rudal Khorramshahr-4, Kheibar, dan Fattah menuju target di Israel,” demikian keterangan yang disampaikan IRGC dalam laporan yang dikutip media Iran, Jumat (6/3/2026).
Serangan rudal ini terjadi sehari setelah Iran juga menggunakan rudal klaster yang mampu menyebarkan bom-bom kecil ke wilayah Tel Aviv. Media Anadolu mengutip laporan Channel 12 Israel yang menyebut pecahan rudal Iran jatuh di jantung kota serta beberapa titik di sekitar kawasan ibu kota Israel tersebut.
Dampak rudal Iran juga dilaporkan memicu kebakaran di sebagian area Bandara Ben Gurion di Tel Aviv. Laporan Pars Today yang mengutip Mehr News Agency menyebut rudal balistik Iran menghantam area tersebut hingga menimbulkan kerusakan dan kobaran api.
Sejumlah media Israel bahkan mempublikasikan foto serta video yang menunjukkan kerusakan akibat hantaman rudal tersebut. Kebakaran dan kepulan asap terlihat di beberapa lokasi setelah rudal Iran menghantam wilayah sekitar bandara.
Saat serangan rudal berlangsung pada Kamis malam, sirene peringatan terus meraung di Tel Aviv dan sejumlah wilayah Israel tengah. Warga diminta segera menuju bunker dan tempat perlindungan untuk menghindari dampak dari jatuhnya rudal.
Surat kabar Haaretz melaporkan serangan rudal Iran menimbulkan kerusakan signifikan pada sejumlah gedung di kawasan tengah Israel. Laporan tersebut juga menyebut sistem pertahanan udara Israel dan Amerika Serikat kesulitan mencegat datangnya rudal yang diluncurkan secara bertubi-tubi.
Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, menuliskan kegagalan sistem intersep menghadang rudal Iran memicu kepanikan di Tel Aviv. Setelah beberapa rudal berhasil menembus pertahanan udara, gelombang ketakutan pun menyebar di kalangan warga.
