Ramadan di Tengah Duka, Iwan Suryawan Temui Warga Terdampak Longsor Pasirlangu

Bandung, Denting.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan kembali mengunjungi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga mengikuti tausiyah dan buka puasa bersama yang digelar pada Minggu (8/3/2026).

Pada sore hari itu, tausiyah disampaikan oleh Iman Budiman atau yang akrab disapa Kang Ibe. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan menjadi santapan ruhani bagi warga yang masih berusaha bangkit dari duka pascabencana. Suasana terasa hangat menjelang azan Magrib.

Setelah waktu berbuka tiba, kotak-kotak makanan dibagikan kepada warga. Sebagian dari mereka membawa pulang makanan tersebut untuk dinikmati bersama keluarga di rumah masing-masing.

Kegiatan tersebut juga mengingatkan pada pesan dalam Surat Al-Hajj ayat 77: wasjuduu waf’alul khair — sujudlah kepada Allah, lalu berbuatlah kebaikan.

Ke Pasirlangu, Iwan Suryawan yang akrab disapa Abah Iwan datang bersama Sekretaris Umum PKS Jawa Barat Tang Trisnanto, Bendahara Umi Siti Muntamah, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kunjungan tersebut juga menjadi momen refleksi atas tragedi yang menimpa warga Pasirlangu beberapa waktu lalu. Kenangan kelam itu terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, ketika hujan deras mengguyur kawasan perbukitan Bandung Barat.

Tanah yang telah jenuh oleh air akhirnya bergerak. Material lumpur dan bebatuan meluncur deras dan menimbun Kampung Pasir Kuning. Bencana tersebut menelan puluhan korban jiwa, sementara puluhan lainnya sempat dinyatakan hilang.

Operasi pencarian korban baru dihentikan pada pertengahan Februari setelah tim SAR bekerja tanpa henti selama 22 hari.

Hingga kini, sebagian warga masih hidup dalam keterbatasan. Ada yang mengungsi di rumah kerabat, ada pula yang bertahan di lokasi yang dianggap lebih aman.

Baca juga: Buka Puasa Bersama Korban Longsor, Iwan Suryawan Perkuat Silaturahmi di Pasirlangu

Namun di bulan Ramadan ini, warga Pasirlangu tidak menjalani masa pemulihan sendirian. Kehadiran berbagai pihak, termasuk para tokoh masyarakat dan pemimpin daerah, menjadi penguat bagi mereka untuk terus bangkit dan menata kembali kehidupan.

 

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai