Weda, Denting.id – Upaya mempererat tali persaudaraan antarwarga perantauan kembali dikukuhkan di bumi Halmahera Tengah. Melalui Musyawarah Mandapelang yang digelar di Kampung Tenga, Desa Gemaf, organisasi Kerukunan Keluarga Banggai Laut – Halmahera Tengah (KKBL-HALTENG) resmi dibentuk pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Pembentukan wadah ini bertujuan untuk memperkuat persatuan, melestarikan nilai budaya, serta meningkatkan partisipasi aktif warga Banggai Laut dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Weda dan sekitarnya.
Hadir dalam peresmian tersebut sejumlah tokoh penting, mulai dari Bendahara Umum dan Pengurus PSP SPN PT IWIP, perwakilan HSE, divisi Training & Development, hingga pegiat sosial dan pemuda dari Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara.
KKBL-HALTENG didirikan dengan visi menjadi wadah pemersatu pau lipu (keluarga) Banggai Laut yang inovatif, kolaboratif, dan kontributif. Tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, organisasi ini memikul misi besar, di antaranya:
- Mempromosikan potensi budaya dan kearifan lokal Banggai Laut di Maluku Utara.
- Berperan aktif dalam kegiatan sosial, edukasi, dan pengembangan SDM.
- Menjadi jembatan bagi warga yang ingin mencari lapangan pekerjaan.
Ketua Umum KKBL-HALTENG terpilih periode 2026-2029, Nofrianto P. Lawangi, S.Tr.Tra, menegaskan bahwa organisasi ini akan bergerak secara progresif dan memberikan dampak nyata.
“Pembentukan organisasi ini adalah langkah bersejarah. Kami ingin KKBL-HALTENG bukan sekadar wadah kumpul-kumpul, melainkan organisasi yang progresif, peduli, dan memberikan dampak nyata bagi anggota maupun kampung halaman. Kami juga berkomitmen membantu rekan-rekan yang sedang mencari kerja hingga mendapatkan pekerjaan,” tegas Nofrianto dalam sambutannya.
Usai diresmikan, pengurus KKBL-HALTENG akan langsung tancap gas menyusun program kerja prioritas. Fokus utama dalam waktu dekat meliputi pembuatan basis data (database) keanggotaan serta pengurusan administrasi legalitas agar resmi terdaftar di Kesbangpol.
Dengan mengusung semangat “MONTOLUTUSAN”, KKBL-HALTENG menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, berbagai paguyuban, serta organisasi pemuda setempat di Halmahera Tengah.
Sebagai organisasi berbasis kultur budaya, KKBL-HALTENG juga berencana meningkatkan kapasitas anggotanya melalui pelatihan kepemimpinan serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menunjang profesionalisme warga di lingkungan industri.
