Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran, Fokus untuk Ibu Hamil dan Balita

Jakarta, Denting.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama periode libur Lebaran 2026. Namun, penyaluran untuk siswa sekolah akan dihentikan sementara mengikuti jadwal libur pendidikan.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan selama masa libur Lebaran program MBG tetap diberikan kepada kelompok prioritas, yakni ibu hamil, balita, dan ibu menyusui.

“Pengiriman MBG terakhir 17 Maret dan dimulai lagi 31 Maret,” ujar Dadan saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, penghentian sementara distribusi bagi siswa sekolah dilakukan karena menyesuaikan dengan jadwal libur pendidikan menjelang dan setelah Lebaran.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, menuturkan penyaluran MBG untuk siswa sekolah memang tidak dilakukan pada periode 18–24 Maret 2026. Setelah masa libur berakhir, distribusi program tersebut akan kembali berjalan normal.

“Penyaluran kepada siswa kembali normal setelah Lebaran,” kata Sonny.

Menurutnya, kebijakan ini diambil agar pemenuhan gizi bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap terjaga meski kegiatan sekolah sedang libur.

BGN juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan saran, kritik, maupun keluhan terkait pelaksanaan program MBG, termasuk soal distribusi, kelayakan pangan, hingga kandungan gizi makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Sonny menambahkan, BGN telah meminta seluruh SPPG untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat. Melalui kanal tersebut, setiap SPPG juga diwajibkan mengunggah informasi terkait menu makanan, kandungan gizi, serta harga bahan pangan yang digunakan.

Baca juga: BGN Minta Pengelola SPPG Tak Terpancing Isu Viral MBG, Fokus Jaga Kualitas dan Keamanan Pangan

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat pengawasan publik terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional tersebut.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai