Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat, John Herdman Siapkan Seleksi Mei untuk FIFA Matchday dan Piala AFF

Denting.id – Timnas Indonesia akan menghadapi dua agenda penting dalam waktu dekat, yakni FIFA matchday pada awal Juni dan Piala AFF yang digelar akhir Juli hingga Agustus. Menghadapi jadwal yang padat tersebut, PSSI menargetkan hasil maksimal, terutama di ajang Piala AFF.

Pelatih kepala John Herdman disebut akan mulai mempersiapkan tim lebih awal dengan menggelar seleksi pemain pada Mei mendatang. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan skuad dalam menghadapi dua turnamen yang waktunya berdekatan.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, mengungkapkan bahwa fokus saat ini sudah beralih ke FIFA matchday yang berlangsung pada 1–9 Juni. Setelah itu, timnas hanya memiliki waktu singkat sebelum tampil di Piala AFF yang dimulai 24 Juli hingga 26 Agustus.

“Persiapan harus sudah berjalan dalam 1,5 bulan ke depan. Itu yang diinginkan oleh John Herdman, sehingga pada Mei seleksi sudah dilakukan untuk dua agenda tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Ropan.

Menurutnya, komposisi pemain di dua ajang tersebut akan berbeda. Pada FIFA matchday, pemain diaspora yang berkarier di Eropa seperti Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, Maarten Paes, Ole Romeny, Joey Pelupessy, hingga Ragnar Oratmangoen bisa tampil karena masuk kalender resmi FIFA.

Namun, situasi berbeda terjadi di Piala AFF yang tidak termasuk agenda FIFA. Kondisi ini membuat pemain abroad kemungkinan besar absen, sehingga Herdman akan mengandalkan pemain lokal yang tampil di kompetisi domestik.

“Untuk Piala AFF, pelatih pasti akan memprioritaskan pemain dari Liga Super karena pemain diaspora tidak tersedia,” jelas Ropan.

Meski demikian, sejumlah nama seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders disebut masih berpeluang masuk skuad, tergantung kondisi dan ketersediaan mereka. Selain itu, pemain lokal seperti Beckham Putra dan Marc Klok juga berpotensi menjadi tulang punggung tim.

Berkaca dari hasil dua laga sebelumnya di FIFA Series, Herdman diyakini mampu meramu tim yang lebih solid. Evaluasi dari pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria menjadi modal penting untuk meningkatkan performa skuad Garuda.

Baca juga: Chelsea Coret Enzo Fernandez dari Dua Laga Penting, Rosenior Tegaskan Soal Disiplin Tim

Di ajang Piala AFF sendiri, Indonesia menargetkan gelar juara. Sejak pertama kali digelar pada 1996, Timnas Indonesia belum pernah meraih trofi tersebut, sehingga turnamen tahun ini menjadi momentum penting untuk mengakhiri penantian panjang.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai