Bogor, Denting.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, mengunjungi SMPN 15 Kota Bogor pada Selasa (25/11/2025). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus memantau implementasi program Seribu Kata Positif (Serbukatif).
Yantie Rachim mengapresiasi para guru di SMPN 15 dan seluruh guru di Kota Bogor atas dedikasinya.
Tekankan Dampak Buruk Bullying dan Pentingnya Pendampingan
Dalam kesempatan tersebut, Yantie Rachim mengajak siswa untuk menghindari perkataan kasar kepada teman. Ia mengingatkan tentang dampak buruk yang ditimbulkan dari berbagai kasus bullying—mulai dari cyber, verbal, fisik, hingga tawuran—yang berimbas pada kesehatan mental korban bahkan hingga memakan korban jiwa.
Ia juga meminta guru dan orang tua untuk menyediakan ruang pendampingan yang memadai bagi anak-anak, terutama bagi mereka yang menjadi korban perkataan kasar atau bullying.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pendampingan di era digital. Mayoritas anak sudah menggunakan gawai, sehingga perlu diingatkan akan bahaya radiasi gawai yang dapat memengaruhi perkembangan otak anak, di samping potensi paparan konten negatif.
“Selama ini saya berupaya menanamkan Serbukatif kepada anak-anak TK dan SD, berinteraksi melalui banyak cara. Kepada para orang tua yang sedang menunggu pun saya sampaikan Serbukatif,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan penerapan program Serbukatif dan peresmian Taman Harmoni atau Harmoni Space SMPN 15 Kota Bogor oleh Yantie Rachim.

