Jakarta, denting.id – Situs Kota Kapur di Bangka Belitung, salah satu jejak peradaban tua Nusantara, kini menjadi sorotan DPR RI. Anggota Komisi X DPR La Tinro La Tunrung mendesak pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat menyelamatkan kompleks bersejarah itu sebelum kerusakannya semakin parah.
Dalam kunjungan spesifik Komisi X ke Pangkal Pinang dan Desa Kota Kapur, La Tinro menyebut kawasan tersebut memiliki nilai sejarah luar biasa karena menyimpan peninggalan dari abad ke-5 hingga abad ke-7.
“Di sini ada tiga candi, namun belum dibuka dan belum diperbaiki. Secara teknis harus diligar dulu, dibuka, lalu dilakukan perbaikan,” ujarnya di Jakarta, Jumat.
Tiga Candi, Benteng Kuno, Sungai Buatan Hingga Dermaga Tertutup
Selain tiga candi, Komisi X juga melihat langsung keberadaan benteng kuno, sungai buatan, hingga dermaga yang dulunya dibuka namun kini kembali ditutup. La Tinro menegaskan potensi sejarah dan wisata kawasan ini sangat besar jika dikelola dengan baik.
“Warisan-warisan berharga ini harus dijaga. Jika candi dan situs dibenahi, masyarakat sekitar bisa ikut merasakan manfaatnya, terutama dari sektor pariwisata,” katanya.
Masalah Lahan Menghambat, DPR Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan
Salah satu persoalan utama yang diungkap adalah lahan yang belum dibebaskan. La Tinro meminta pemerintah pusat segera menyelesaikan persoalan ini agar pemugaran dapat berjalan.
“Tanah yang belum dibebaskan harus segera ditindaklanjuti. Berdasarkan informasi, situs ini berasal dari abad ke-5, 6, dan 7—sangat penting untuk sejarah Nusantara,” tegasnya.
Komisi X Siap Perjuangkan Anggaran Pemugaran
La Tinro memastikan Komisi X akan menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan tersebut dalam rapat bersama kementerian terkait, khususnya Kementerian Kebudayaan.
“Setelah kami kembali ke Jakarta, temuan-temuan ini akan kami sampaikan kepada Menteri Kebudayaan untuk mendorong penganggaran agar candi ini segera dibuka dan warisan lainnya dapat terus digali,” ujarnya.
Dengan sejarah yang begitu panjang dan kekayaan arkeologi yang belum tergarap optimal, Situs Kota Kapur menjadi salah satu prioritas yang diharapkan segera mendapat perhatian serius pemerintah pusat.

