Jakarta, denting.id – Respons cepat TNI Angkatan Darat kembali terlihat di tengah bencana besar yang melanda Sumatera. Dua helikopter Mi-17 dan Bell 412 resmi dikerahkan untuk mempercepat distribusi bantuan sekaligus memperkuat operasi penyelamatan di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang dan longsor.
Kadispenad Kolonel Inf. Donny Pramono menjelaskan, kedua heli tersebut diberangkatkan sebagai bawah kendali operasi (BKO) Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo. Masing-masing helikopter diperkuat kru lengkap: 12 personel untuk Mi-17 dan 8 personel untuk Bell 412.
Terbang Lintas Pulau untuk Misi Kemanusiaan
Mi-17 yang diawaki Lettu Cpn Dany berangkat dari Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Semarang. Sementara Bell 412 yang dipimpin Mayor Cpn Henryko lepas landas dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Penerbangan menuju Pekanbaru ditempuh melalui empat etape:
Semarang–Pondok Cabe Way Tuba Jambi Pekanbaru.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, kedua heli dijadwalkan bergerak menuju Silangit, Tapanuli Utara, untuk memperkuat distribusi logistik dan akses bantuan ke daerah yang terisolasi.
Dukung Gerak Cepat Pemerintah
Kolonel Donny berharap pengerahan alutsista ini mampu mengurai hambatan distribusi bantuan akibat terputusnya jalan darat.
“Semoga mempercepat penanganan darurat dan memperkuat upaya pemerintah di wilayah terdampak,” ujarnya.
Prabowo: Bantuan Sudah Bergerak Sejak Hari Pertama
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah langsung bertindak sejak bencana terjadi.
“Kami dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan melalui jalur darat dan udara,” kata Presiden dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025.
Dengan dukungan udara TNI AD ini, jalur bantuan ke lokasi-lokasi kritis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diharapkan semakin terbuka dan penanganan darurat makin dipercepat.

