Bima Arya Turunkan Praja IPDN ke Aceh Tamiang, Mesin Pemerintahan Diminta Hidup Lagi

Jakarta, denting.id – Pemerintah pusat mengerahkan kekuatan calon aparatur negara untuk mempercepat pemulihan Aceh Tamiang pascabencana. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto meminta para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bergerak cepat menghidupkan kembali roda pemerintahan daerah yang sempat lumpuh.

Arahan tersebut disampaikan Bima Arya saat menyambut kedatangan kloter pertama Praja IPDN di Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu. Para praja akan menjalankan penugasan khusus selama satu bulan ke depan.

“Tugas kita semua di sini adalah mempercepat kembalinya fungsi-fungsi pemerintahan,” ujar Bima dalam keterangan resminya.

Penugasan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang meminta Praja IPDN turun langsung membantu pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah terdampak bencana.

Bima menjelaskan, fokus utama kerja Praja IPDN meliputi pembersihan serta penataan ulang kantor-kantor dinas, pendampingan perangkat daerah, hingga memastikan layanan publik kembali berjalan normal.

Ia mengingatkan bahwa tantangan di lapangan tidak ringan dan membutuhkan ketahanan fisik, mental, serta disiplin tinggi dari seluruh praja.

“Kondisinya tidak mudah, medannya berat. Tapi yakinilah bahwa Anda semua adalah calon pemimpin masa depan,” tegasnya.

Menurut Bima, penugasan di Aceh Tamiang menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter Praja IPDN. Pengalaman tersebut menjadi ajang penggemblengan kepemimpinan, empati sosial, dan ketangguhan sebagai aparatur negara.

“Di sinilah kawah candradimuka, tempat ujian bagi kalian semua,” katanya.

Selain membantu pemulihan pemerintahan, Praja IPDN juga berpotensi dilibatkan dalam pendampingan pemulihan ekonomi warga, termasuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kembali bangkit.

“Pastikan semuanya memberikan yang terbaik. Keringat, waktu, dan pikiran Anda akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Aceh Tamiang,” pungkas Bima.

Baca juga : Awal 2026 Langsung Tancap Gas, Prabowo Beri Misi Khusus ke Lingkar Inti Pemerintahan

Baca juga : Seskab Teddy Temui Taruna Nusantara, Kisah Alumni Jadi Bekal Generasi Muda

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *